
LIGA CHAMPIONS, MADRID – Real Madrid mengawali Liga Champions 2026-2027 dengan kemenangan dramatis setelah mengalahkan Inter Milan 2-1 di Santiago Bernabéu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.
Kylian Mbappé dan Federico Valverde membawa Real Madrid unggul 2-0 pada babak pertama. Inter Milan kemudian memperkecil ketertinggalan melalui Carlos Augusto pada menit ke-77, tetapi Real Madrid mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi pelatih Real Madrid José Mourinho karena lawan yang dihadapi merupakan mantan klubnya. Mourinho pernah membawa Inter meraih trofi Liga Champions pada 2010.
Mbappé dan Valverde Hukum Kesalahan Inter
Inter sebenarnya memulai pertandingan dengan lebih agresif. Tim asal Italia tersebut menguasai bola dan beberapa kali mengancam gawang Thibaut Courtois.
Namun, Real Madrid menunjukkan efektivitas luar biasa ketika mendapatkan peluang.
Pada menit ke-14, kesalahan Yann Bisseck dalam menguasai bola dimanfaatkan Brahim Díaz. Bola kemudian diberikan kepada Mbappé yang dengan tenang menaklukkan kiper Josep Martínez.
Gol tersebut membuat Madrid unggul 1-0 meski Inter tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.
Sembilan menit kemudian, Madrid kembali mendapatkan keuntungan dari kesalahan lawan. Josep Martínez mencoba keluar dari tekanan Fede Valverde di area pertahanan sendiri, tetapi kehilangan penguasaan bola. Valverde kemudian merebut bola dan mencetak gol kedua Madrid.
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Inter Dominan, tetapi Courtois Sulit Ditaklukkan
Memasuki babak kedua, Inter semakin meningkatkan tekanan. Lautaro Martínez, Marcus Thuram, Hakan Çalhanoğlu dan Nicolò Barella terus mencoba membongkar pertahanan Madrid.
Inter akhirnya mendapatkan gol pada menit ke-77. Lautaro Martínez mengirim umpan ke area berbahaya yang kemudian diselesaikan Carlos Augusto untuk mengubah skor menjadi 2-1. Setelah gol tersebut, tekanan Inter semakin besar.
Namun, Courtois tampil luar biasa di bawah mistar Madrid. Kiper asal Belgia itu menggagalkan sejumlah peluang berbahaya, termasuk penyelamatan krusial pada menit ke-89 dari Henrikh Mkhitaryan.
Penyelamatan tersebut menjadi salah satu momen penentu yang memastikan Madrid tetap unggul hingga peluit akhir.
Analisis Pertandingan
Secara statistik, pertandingan menunjukkan gambaran menarik. Inter menguasai 64 persen bola, sedangkan Real Madrid hanya 36 persen. Inter juga melepaskan 21 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran. Madrid mencatat 16 tembakan dengan delapan mengarah ke gawang.
Inter juga unggul dalam jumlah sepak pojok, yakni 11 berbanding empat.
Namun, Madrid memiliki efektivitas yang lebih baik. Dua kesalahan pertahanan Inter berhasil dihukum menjadi gol oleh Mbappé dan Valverde.
Artinya, kemenangan Madrid bukan karena mampu mendominasi permainan, melainkan karena lebih klinis ketika mendapatkan kesempatan serta memiliki Courtois yang tampil dalam performa terbaik.
Data pertandingan juga menunjukkan Inter menghasilkan ancaman ofensif lebih besar dalam permainan terbuka. Opta mencatat Inter memiliki nilai expected threat yang lebih tinggi, sementara Madrid mampu memaksimalkan momen-momen krusial.
Bagi Madrid, kemenangan ini menjadi modal penting. Namun, performa mereka juga menyisakan pekerjaan rumah, terutama dalam penguasaan lini tengah dan kemampuan menghadapi tekanan lawan.
Courtois Layak Jadi Pemain Terbaik
Thibaut Courtois layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Meski Mbappé dan Valverde mencetak gol, kontribusi Courtois tidak kalah penting. Tanpa sejumlah penyelamatan penting sang kiper, Inter berpeluang besar menyamakan kedudukan bahkan membalikkan keadaan.
Valverde sendiri mengakui bahwa Courtois lebih pantas mendapatkan penghargaan pemain terbaik setelah pertandingan.
“Courtois pantas mendapatkannya karena dia melakukan penampilan luar biasa,” ujar Valverde sebagaimana dikutip Reuters.
Mbappé juga kembali menorehkan catatan penting. Golnya merupakan gol ke-71 di Liga Champions, membuatnya menyamai Raul González di posisi kelima daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Susunan Pemain
Real Madrid:
Thibaut Courtois; Denzel Dumfries, Ibrahima Konaté, Dean Huijsen, Marc Cucurella; Trent Alexander-Arnold, Federico Valverde, Jude Bellingham, Brahim Díaz; Vinícius Júnior, Kylian Mbappé.
Inter Milan:
Josep Martínez; Benjamin Pavard, Yann Bisseck, Alessandro Bastoni; Andy Diouf, Carlos Augusto, Hakan Çalhanoğlu, Curtis Jones, Nicolò Barella; Lautaro Martínez, Marcus Thuram.
Susunan pemain tersebut merupakan starting XI resmi yang diumumkan sebelum pertandingan.
Statistik Akhir
Real Madrid 2-1 Inter Milan
- 14′ Kylian Mbappé 1-0
- 23′ Federico Valverde 2-0
- 77′ Carlos Augusto 2-1
Penguasaan bola: Real Madrid 36% – 64% Inter
Tembakan: Real Madrid 16 – 21 Inter
Tembakan tepat sasaran: Real Madrid 8 – 7 Inter
Corner: Real Madrid 4 – 11 Inter
Pemain terbaik: Thibaut Courtois
Kemenangan 2-1 membuat Real Madrid mengawali fase liga Liga Champions 2026-2027 dengan tiga poin. Sementara Inter harus mengevaluasi kesalahan individu yang membuat dominasi permainan mereka tidak berujung pada hasil positif. (*)
Editor Dedy Suwadha




























