WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Tengah gegap gempitanya pemerintah memberantas pencurian ikan di berbagai perairan, namun Masih saja ada aksi praktik illegal fisihing atau pencurian ikan oleh kapal asing di perairan Indonesia belum berhenti.
Lagi-lagi, kapal nelayan negara tetanga yang nekat beraksi di perairan Natuna, Kepulauan Riau.
Sebanyak lima unit Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam ditangkap KRI Oswald Siahaan 354 dari Satgas Ops Prasama Udhaya-17. Kelima kapal ini sedang mengeruk ikan di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).
Komandan Lanal Ranai, Letkol (P) Tony Herdijanto dalam keterangan persnya, Selasa (14/2/2017) mengatakan, kapal-kapal ini dideteksi melakukan aktivitas di perairan sebelah barat laut Pulau Sekatung.
” Itu berada di ZEEI yang termasuk dalam wilayah pengolahan perikanan RI. Mereka tanpa dokumen,” ujar Tonny.
Kapal tersebut diamankan dalam waktu dan koordinat yang berbeda-beda pada Rabu,(8/2/2017) lalu. Lokasinya sekitar 125 nautical miles arah Barat Laut Kota Ranai.
Berdasarkan pantauan tim VBSS yang berada di Oswald Siahaan-354 segera diturunkan dengan menggunakan combat boat selanjutnya melakukan pengejaran, penangkapan dan penyelidikan. Setelah diamati secara visual dengan menggunakan teropong ternyata objek itu adalah kapal ikan.
” Saat itu KRI OWA-354 sudah mendeteksi keberadaan aktivitas penangkapan kapal ikan dengan jaring trawl (pukat harimau) tersebut sejak pada posisi 06 36′ 00″ U – 106 41′ 30″ T. KRI OWA menurunkan dua tim pemeriksa menggunakan sekoci menuju masing-masing kapal,” ujar Danlanal.
Kapal tersebut dibawa ke Pos AL Ranai untuk pemeriksaan dan menjalani proses hukum. Kapal saat ini diamankan di Pos AL Sabang Mawang.
” Lima Nakhoda dan 29 ABK dibawa ke Lanal Ranai untuk proses hukum,” jelasnya.
Setelah diadakan pemeriksaan ulang oleh tim dari Lanal Ranai, kemudian Barang Bukti (Barbuk) berupa 5 (lima) kapal diamankan di Posal Sabang Mawang, sedangkan 5 (lima) orang Nakhoda dan 29 (dua puluh sembilan) ABK.
5 unit kapal asal Vietnam di Dermaga Giring ke Posal Sabang Mawang, serah terima kapal tangkapan itu disaksikan langsung oleh Aslog Danguspurla Kolonel Laut (T) Teguh dan Komandan KRI OWA – 354 Letkol Laut (P) Ashari Alamsyah.
Barang bukti ikan tangkapan yang ikut diamankan Lanal Ranai bervariasi. Ada yang berupa ikan campuran dengan muatan 100 Kg dan sebuah kapal yang memuat 1/4 palka ikan-ikan jenis campuran. Sementara kapal lainnya tidak ditemukan tangkapan ikan.(rikyrinov)






























