WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Peran pers dan netizen didalam meredam konflik ditengah masyarakat sangatlah penting, dengan kondisi sekarang ini banyaknya berita di media sosial yang mengandung unsur sara dan profokatif membuat beberapa organisasi yang bergabung dalam Aku Indonesia menggelar seminar di Asrama Haji Tanjungpinang pada kamis,(22/2/2017) terkait kondisi ini.
Adapun tema yang diangkat didalam seminar tersebut,”Peran Pers dan Citizen Jurnalis seyogyanya sebagai peredam dan pengurai potensi konflik ditengah masyarakat dengan menginformasikan berita sesuai fakta bukan hoax”.
Ketua Komunitas Aku Indonesia, Fachrizal, mengatakan, munculnya ide seminar melihat kondisi berubahnya fungsi media sosial, dimana seharusnyabmedia sosial sebagai wadah saling silahturahmi tetapi saat ini menjadi tempat berkembangnya isu sara.
Diterangkannya lagi, dengan adanya seminar ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi para peserta seminar dan masyarakat, jadi hal-hal yang negatif yang ada di media sosial dapat di netralisir dengan pengetahuan yang didapat di seminar ini.
“Adapun hasil seminar ini nantinya akan di kirim kepada Gubenur Kepri Nurdin Basirun,” bebernya.
Diungkapkannya, dari hasil seminar ini nantinya bisa sebagai hasil evaluasi.
“Saat ini memang sasarannya baru kepada pemud-pemudi, tapi kefepannya bisa saja seminar ini dilakukan anak sekolahan setingkat SMA dan SMP ,” sebutnya.
Narasumber yang mengisi kegiatan ini adalah Dekan FISIP UMRAH, Bismar Arianto, Msi., Ketua PWI Ramon Damora, Kasubdit Cyber Crime Polda Kepri, dan Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri, Syafri Salisman.(makmur)






























