Home Pendidikan Gubernur Kepri, Empat Bulan Kami Guru Honerer SLTA Tidak Gajian.

Gubernur Kepri, Empat Bulan Kami Guru Honerer SLTA Tidak Gajian.

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

Wartakepri.co.id, !Batam – Sepertinya perhatian Gubernur tunggal Kepri, Nurdin Basirun terhadap tenaga guru honorer daerah ( Honda ) SMA/ SMK se -Kepulauan Riau, tidak ada. Terbukti: sudah 4 bulan para tenaga honda tersebut belum mendapat gaji.

“Apa Gubernur tidak memikirkan para guru honorer itu untuk makan dan biaya hidup anak dan istrinya. Inilah bukti tidak memiliki perhatian,” ujar Mulkam, Ketua RCW Kepri, Selasa (18/4/2017).

Dampak dari pengalihan tanggung jawab SMA sederajat ke Provinsi Kepri, membuat tenaga honorer di SMA dan SMK se Kepri, sejak Januari sampai April 2017 belum menerima gaji. Mereka menunggu kejelasan nasib yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Arifin Nasir.

”Sudah Empat bulan kami tidak gajian. Sebelumnya Dinas pendidikan provinsi,.katanya setelah kejelasan status lewat pengumuman yang sudah lolos seleksi diumumkan. Status sudah jelas dan pengumuman sudah keluar, toh juga belum keluar gaji,” kata salah seorang guru honorer SMK kepada wartakepri ini.

Hasil seleksi dan pengumuman lolos pada minggu lalu, ada 749 guru honorer SMA/SMK se – Kepri, 752 tenaga pendidikan yang terdiri dari : Tata Usaha, Penjaga Sekolah dll. Rencana pada hari Kamis ( 20/4/2017) ini, semua guru honorer yang lolos untuk wilayah Batam akan melakukan daftar ulang di SMA Negeri 1 Sekupang – Batam. Ungkapnya.

Kemudian, wartakepri mencoba menanyakan hal tersebut kepada Kepala Dinas Provinsi Kepri, Arifin Nasir, baik melalui telepon dan WA tidak diangkat dan dijawabnya. Namun melalui SMS, Arifin menyatakan akan membayarkan pada minggu ini.

“Setelah selesai penandatangan kontrak yang sedang kerjaan, insya allah minggu ini selesai. Dan sscepatnya gaji mereka di kirimkan ke rekening,” kata Arifin Nasir melalui SMS pagi ini.

Sementara, saat ini para guru honda tersebut sudah menjerit jerit karena butuh biaya hidup. Untuk menutupi biaya hidup, ada yang nyambi ngojek dan ada beberapa honorer terpaksa meminjam uang pada orang tua dan teman kerja. Dengan janji akan dibayarkan setelah menerima gaji.

( Nikson Simanjuntak )

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp