Home Nasional NEWS VIDEO : Krishna Murti Minta Saran Netizen Prihal Ancaman “Telanjang” Ke...

NEWS VIDEO : Krishna Murti Minta Saran Netizen Prihal Ancaman “Telanjang” Ke 2 Ibu Ini

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, BANTEN – Sebelumnya, heboh video ibu ini ancam bakal lakukan lepas baju secara bulat di depan Sekolah SLTPN 12 Tanggerang Selatan.

Kali ini video ke dua diunggah Kombes. Pol. Krishna Murti, S.IK., M.Si. dalam instagram pribadinya @krishnamurti_91 “Kalau kamu jadi polisi bagian mengamankan, kira2 apa yg kamu lakukan bila ini benar terjadi..?? #kmupdates (telanjang “bulat” )”

Sontak postingan video Krishna Murti dikomentari beragam Netizen. Seperti di komintari pemilik akun instagram @arul_papat_enem kamis (20/07/2017) “Saya akan rekam bila itu benar benar terjadi,,saya tidak main main…hahahaha full in battre”

Selain itu, pemilik akun instagram @nurul_anueta “Ibu ini cuma memberi peringatan.. Atas masalah pendidikan di tangsel teman” kalangan buly ibu ini niatnya dia baik kok.. Cuma ingin meluruskan saja biar gak terjadi hal” yg gak terpuji di sekolah” ,soal masalah biaya masuk sampai jual kursi kelas juga”.

Simak Video Diunggah di instagram milik @krishnamurti_91 berikut ini:

https://www.instagram.com/p/BWr8VuHjId5/

Sebelumnya di Laman Kepri News (Kepri Media Group) Seorang ibu rumah tangga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten akan melakukan aksi konyol jika anaknya tidak lolos Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah yang dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Perempuan yang diketahui bernama Ida itu siap bertelanjang dada di depan sekolah.

Seperti dilansir dari keterangan video di instagram, Ancaman itu disampaikan Ida lewat rekaman di media sosial, Rabu (15/7/2017). Perempuan yang biasa dipanggil mpok Ida tersebut merupakan warga RT 05/02, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren.

“Saya siap janji lakukan “ini” secara bulat di depan pintu gerbang SMP 12 jika anak saya tidak lolos seleksi PPDB,” ujar mpok Ida dalam rekaman video itu.

Simak juga video berikut ini:

https://youtu.be/elaj5wlX_g4

Ida mengaku tidak hanya anaknya yang terancam tidak lolos masuk SMPN 12 yang berada di sekitar rumahnya itu. Banyak juga anak lain yang terancam bernasib sama dengan anaknya.

“Zona terdekat di sini adalah SMPN 12. Tetapi kenapa saat saya mendaftar anak saya dan banyak anak lainnya malah tidak diterima. Padahal rumah saya dengan sekolah dekat sekali,” keluhnya.

Ida mengatakan, rencana aksinya tersebut telah diketahui pihak RT, RW dan para sesepuh warga sekitar. Mereka pun setuju dengan aksi Ida sebagai bentuk kekecewaan atas sistem baru tersebut. (dede)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp