Kepedulian WNA Mendukung Gerakan Bagi Nasi Pagi Untuk Anak Jalanan di Batam



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kerasnya potret kehidupan anak jalanan di Batam, mendapat perhatian serius dari komunitas sosial Bagi Nasi Pagi (BNP). (ada video menyentuhnya di bawah berita)

Di tiap simpang jalanan Batam, komunitas ini banyak menemukan anak-anak yang betebaran dengan beragam aktifitas. Salah satunya berjualan koran.

Muda-mudi pekerja yang tergabung dalam komunitas dibawah naungan Yayasan Muda Sukses Mulia ini pun menggelar aksi membagikan nasi pagi buat mereka anak jalanan itu.

Bukan saja untuk anak jalanan, anggota BNP Batam ini turut membagikan nasi pagi kepada kaum dhuafa yang juga berada di jalanan kota.

Dua tahun sudah aksi tersebut digelar. Tak saja di jalanan dan simpang lampu merah, nasi pagi juga dibagikan ke panti asuhan, dan TPA Punggur.

“Biasanya aksi bagi nasi pagi ini kita lakukan setiap hari Jumat,” jelas Ketua BNP Batam, Angga, Sabtu (24/2).

Selain itu, kata Angga, pihaknya juga ada kegiatan sosial lainnya seperti buka bersama santunan anak yatim (bersatu), baksos ke pulau, dan aksi galang dana buat bencana.

Dari kegiatan bagi nasi pagi ini, komunitasnya banyak menemukan anak-anak yang berjualan koran dan beraktifitas lainnya.

“Kita sempat bertanya ke anak-anak di jalanan, apakah kalian tidak sekolah? Jawaban mereka rata- tidak sekolah,” terang Angga.

Berawal dari aksi itu, Angga beserta rekan-rekannya di komunitas BNP Batam berniat untuk menggara suatu project yang dinamakan Container Care, sebuah wadah atau taman membaca yang santai buat anak jalanan dan yatim piatu.

Kehadiran container ini nantinya, menurut Angga gunanya sebagai homeless menyelenggarakan pendidikan bagi mereka yang belum pernah merasakan pendidikan, termasuk belajar membaca Alquran.

“Menurut kami, anak seumuran mereka seharusnya belajar, bukan berjualan koran,” ucap dia menegaskan.

Lebih jauh disampaikan Angga, saat ini komunitasnya sudah membeli satu container bekas untuk merealisasikan niat tersebut. Kedepan direncanakan dia ada penambahan satu container lagi.

Sedangkan untuk biaya pembuatan container ini, dikatakan Angga berasal dari swadaya seluruh anggota BNP Batam dan para donatur.

“Kita memberikan kesempatan buat para donatur yang ingin berdonasi mewujudkan project ini, bisa transfer ke rekening Mandiri Syariah dengan nomor 7104508997,” paparnya.

Ketua BNP Batam, Angga menjelaskan ada dari donatur satu diantaranya dari Singapura.

Berdasarkan data penelusuran komunitas BNP di jalanan Batam, tercatat ada sekitar 30 hingga 50 orang kaum dhuafa dan anak jalanan.

Semua itu, tambah dia, masih tinggal sama keluarganya. Namun untuk nama dan alamat lengkap dimana mereka tinggal, Angga mengaku belum mendatanya.

“Itu yang akan kita lakukan dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Angga beserta seluruh anggota BNP Batam berharap project ini segera terwujud, dan mendapat banyak dukungan dari masyarakat luas untuk mewujudkan pendidikan yang layak buat anak jalanan dan anak dhuafa.

Disamping itu, BNP Batam juga harapkan peran aktif pemerintah untuk memberikan pendidikan kepada anak jalanan yang tidak merasakan bangku sekolah.

Menurutnya, banyak cara memberikan anak-anak ini pembelajaran. Tidak harus dengan membangun sekolah, tapi cukup diberi wadah dan guru buat mereka. Sehingga mereka mengerti rasanya pendidikan.

“Tidak usah setiap hari, mungkin bisa dengan seminggu sekali. Pemerintah harus lebih fokus soal ini. Karena negara yang maju dan sukses itu, diawali dengan pendidikan yang maju. Sebab ini aset terbesar kita, yakni anak bangsa,” tegasnya. (icm)

Video :



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA