Pelaksanaa UNBK Diikuti 130 Sekolah Se-Kepri,

Wartakepri, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Arifin Nasir

Wartakepri, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Arifin Nasir





WARTAKEPRI.co.id, KEPRI – Siswa di 130 Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Provinsi Kepulauan Riau akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018.

“Yang melaksanakan UNBK tahun ini 130 sekolah. Terdiri dari 48 SMA, 22 MA (madrasah aliyah), dan 60 SMK (sekolah menengah kejuruan),” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Arifin Nasir melalui sambungan telepon, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan pelaksanaan UNBK ada yang dilakukan secara mandiri atau di sekolah sendiri, dan ada yang menumpang di sekolah lain. Jumlah sekolah yang UNBK mandiri sebanyak 115 sekolah, dan yang menumpang 15 sekolah.

Sekolah-sekolah tersebut, kata dia, sudah tiga kali melakukan simulasi. Dan panitia tidak menemukan kendala berarti. Sehingga dapat dikatakan bahwa pada prinsipnya sekolah-sekolah ini telah siap gelar UNBK.

Dinas Pendidikan Kepri juga sudah memastikan ketersediaan dan kesiapan jaringan internet di lokasi sekolah. Karena jika tidak ada jaringan internetnya, pelaksanaan UNBK tidak bisa dipaksakan.

“Total sekolah di Kepri sebanyak 248 SMA sederajat. Jadi sebanyak 118 sekolah masih menjalankan Ujian Nasional berbasis Kertas Pensil (UNKP),” kata dia.

Rinciannya yaitu di Kota Batam sebanyak 22 SMA UNBK mandiri, dua SMA menumpang, 32 UNKP. Kemudian 12 MA UNBK mandiri, 32 SMK UNBK mandiri, empat SMK di sekolah lain, dan 16 SMK UNKP.

Di Kota Tanjungpinang, 12 SMA UNBK mandiri, satu SMA UNKP. Selanjutnya masing-masing satu MA UNBK mandiri menumpang di sekolah lain. Serta delapan SMK UNBK mandiri dan satu SMK menumpang.

Kemudian di Karimun, tiga SMA UNBK mandiri, satu SMA menumpang, dan 13 UNKP. Sedangkan untuk MA, satu UNBK mandiri dan tiga UNKP. Untuk SMK, masing-masing empat UNBK mandiri dan UNKP.

Di Kabupaten Bintan, empat SMA UNBK mandiri dan enam UNKP. Selanjutnya dua MA UNBK mandiri dan satu MA menumpang. Tiga SMK UNBK mandiri, satu menumpang, serta tiga UNKP.

Kabupaten Natuna, satu SMA UNBK mandiri, 13 lainnya UNKP. Kemudian masing-masing dua MA UNBK mandiri dan menumpang, serta satu UNKP. Sementara SMK, masing-masing dua sekolah baik UNBK mandiri, menumpang, UNKP.

Di Kabupaten Lingga, jumlah sekolah yang ikut UNBK mandiri sebanyak lima sekolah, terdiri dari tiga SMA dan dua SMK. Sedangkan yang melaksanakan UNKP sebanyak 14 sekolah. Terdiri dari delapan SMA, masing-masing tiga MA dan SMK.

“Untuk di Anambas, hanya satu sekolah yang melaksanakan UNBK, satu SMK, mandiri. Yang lain masih UNKP semua. Ada lima SMA, tiga MA, dan dua SMK yang UNKP,” paparnya.

Arifin mengatakan UNBK untuk SMA dilaksanakan pada 2-5 April 2018, dan untuk SMK pada 9-12 April 2018. Pemerintah sengaja membuat waktunya berbeda, agar SMK yang belum punya fasilitas komputer bisa menumpang di SMA, begitu juga sebaliknya.

Sumber : Media Center Batam

Foto       : Istimewa/net



PKP DREAMLAND

FANINDO

DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA