WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (Asdeki) menggelar Rapat kerja (Raker) Tahun 2018 bertempat di hotel Planet Holiday Jodoh Batam Kepri, Jumat (4/5/2018)
Kegiatan rapat kerja (Raker) ini dihadiri sejumlah pengusaha beberapa wilayah yang tergabung dalam DPP Asdeki salah satunya Provinsi Jawa timur, Sumatera Selatan, Sumatera utara,
Ketua Umum Asdeki yang di wakili DPW Sumatera Selatan Indra mengatakan dalam rapat kerja ini membahas seperti apa perkembangan dalam pengelolaan depo kontainer, sehingga apa saja yang menjadi permasalahan terutama bagi pengusaha bisa dibahas dalam rapat kerja tersebut.
Indra menilai selama ini, belum ada kendala yang dihadapi, tetapi kita terus berupaya agar ini terus meningkat. Intinya kita terus upayakan agar menjadi lebih baik.
Menurutnya, Pemerintah bersama ASDEKI diminta untuk segera menata Ulang terhadap Peninjauan kembali Hal Perijinan/Pemutihan dengan adanya ketentuan pendirian usaha depo container. Demi terciptanya kelancaran Operasional yang lebih baik dan Keamanan Lingkungan dalam menjaga GREEN Development.
” Kami menghimbau kepada seluruh pengusaha Depo container yang belum menjadi anggota ASDEKI Untuk mendaftar menjadi anggota ASDEKI. Hal tersebut sesuai dengan KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR :KP 705 Tahun 2014. Tentang ASOSIASI Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI) Tanggal 11 Agustus 2014,” ungkapnya.
Untuk Kepri sendiri akan segera dibentuk kepengurusan Asdeki, sebab selama ini kita melihat banyak container yang bersandar di Batam Kepri, namun belum ada kepengurusan Depo Containernya. ” Jadi dalam waktu dekat ini akan kita bentuk, kita akan koordinasi dengan BP Batam,” tutupnya.(*)
Tulisan: Taufik Caniago





























