Tragiss Pasar Tradisional di Jemaja Jatuh ke Laut, Ini Penjelasan Bupati Anambas

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Tumbangnya Bangunan Pasar Tradisional di Jemaja milik Pemerintah Pusat di daerah Kabupaten Kepulauan Anambas kini ditangani oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Pusat. Tenggelam pasar ini diakibatkan oleh bencana alam beberapa waktu yang, dan hingga kini lalu belum belum ada perbaikan seperti manamestinya.

Lurah Letung Istisubandi saat dikonfirmasi menjelaskan bahwasanya kejadian tersebut di akibatkan bencana alam, pihak kelurahan sampai saat ini hanya bisa mengkoordinasikan kepada pemerintah daerah dan menunggu tim dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat turun ke lokasi kejadian ambruknya pasar tradisional di kecamatan Jemaja guna penanganan lebih lanjut.

Tragis Pasar Tradisional di Jemaja Jatuh ke Laut, Ini Penjelasan Bupati Anambas

Bupati Anambas Abdul Haris saat di konfirmasi terkait tumbangnya bangunan Pasar Tradisional yang terletak di Kelurahan Letung menjelaskan pemkab sudah mengupayakan agar bangunan Pasar Tradisional tersebut diperhatikan kepada pemerintah Pusat melalui Kementerian Disprindag Pusat. Karena bangunan tersebut bukan Aset Daerah maka pihaknya (Pemerintah Anambas red)

KPU KEPRI

” Sudah melaporkan ke kementrian terkait hal tersebut. Saat ini pihak pemerintah daerah menunggu kebijakan pemerintah pusat dalam penanganannya,” tutur Abdul Haris saat di jumpai dalam acara halal bilhalal di kecamatan Jemaja.

Sementara itu Camat Jemaja Abdullah Sani Juga menjelaskan terkait tumbangnya bangunan pasar tradisional tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menaiki bangunan tersebut.

Kapolsek Jemaja Iptu Roswandi Juga menghimbau kepada seluruh warga agar jangan mendekati bangunan tersebut sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.(mad).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO