Kantor Pelabuhan Laut BP Batam Terapkan Sistem Non Tunai Host to Host Agustus 2018

966

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kantor Pelabuhan Laut Badan Pengusahaan (BP) Batam akan mengimplementasi Sistem Host to Host, dimana Sistem Host to Host ini akan diterapkan mulai 1 Agustus 2018 dan masa transisi selama 1 bulan.

Kepala Kantor Pelabuhan Laut, Nasrul Amri Latif mengatakan, sistem Host to Host sendiri menerapkan transaksi pembayaran non tunai untuk pembayaran jasa kepelabuhan, pemanduaan dan penundaan serta jasa kapal.

“Jasa kapal dimana terdiri dari labuh dan tambat,” bebernya, Rabu (18/7/2018).

Diungkapkannya lagi, go live dasar penerapan sistem pembayaran Host to Host dan efektif penerapannya mulai September 2018 ini. Dengan sistem pembayaran Host to Host ini suatu proses modernisasi dengan transaksi non tunai yang telah diterapkan di pelabuhan lain bahkan di luar negeri.

“Dengan sistem Host to host ini lebih efektif menggunakan waktu, serta akan mempercepat seluruh proses bagi pengguna jasa kapal,” ujarnya.

Dituturkannya, dasar penerapan sistem ini adalah Perka BP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 10 dan 17 tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jenis dan Tarif Layanan kepada Kantor Pelabuhan Laut BP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

“Keuntungan dari sistem Host to Host ini mencegah pegawai kepelabuhan atau satuan kerja dari tindakan yang tidak diinginkan, serta memprotec pengguna jasa dalam pembayaran yang tidak perlu,” ungkapnya.

Sebelum penetapan Host to Host terhadap Jasa Pemanduan dan Penundaan, Kantor Pelabuhan Laut BP Batam nantinya akan terlebih dahulu mensosialisasikannya kepada keagenan kapal dan mitra pelabuhan serta pihak – pihak terkait.

Dalam sistem Host to host ini bekerja sama dengan pihak Bank.

Kepala Kas Kantor IV BNI Batam, Trista mengatakan, bagi pengguna jasa pelabuhan menggunakan sistem Host to host harus memiliki rekening dahulu.

“Kita disini hanya mensuport,” ujarnya. (adit)

Honda Capella

FANINDO