Home Berita Utama BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang Periode Kerja 2018

BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang Periode Kerja 2018

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id,TANJUNGPINANG – BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang sebagai badan hukum publik yang lebih dari empat tahun mengelola Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan selalu berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada peserta.

Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPIS Kesehatan Kantor Cabang Tanjungpinang Agusrianto dalam Media Gathering mengatakan, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan juga di Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Sesuai dengan peta jalan (roadmop) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disusun oleh Dewan Jarminan Sosial Nasional (DISN).

Direncanakan seluruh penduduk Indonesia pada tahun 2018 akan mendapatkan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan atau disebut juga cakupan semesta (universal health coverage) Sampai dengan Agustus 2018.

“Total peserta JKN-KIS wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang adalah 408.194 peserta. Total peserta ini dari semua segmen yaitu Penerima Bantuan luran (PBI), Pekerja Penerima Upah (PPU), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP),” jelas Agusrianto dalam siaran persnya di Morning Bakery Km 8, Kamis (6/9/2018).

Lebih lanjut ia menjelaskan, wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang adalah Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Total peserta JKN-KIS masing-masing Kota/Kabupaten tersebut adalah 173.914 peserta untuk Kota Tanjungpinang, 107.265 peserta untuk wilayah Kabupaten Bintan, 45.649 peserta untuk wilayah Kabupaten Lingga, 34.876 peserta untuk wilayah Kabupaten Natuna dan 46.490 peserta untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas,” jelasnya.

Agusrianto menambahkan, BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang telah bekerja sama dengan 93 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 10 rumah sakit dan 1 klinik utama mata, 7 apotek PRB dan 6 optik.

Secara nasional, sampai dengan 10 Agustus 2018, terdapat 200.734.182 jiwa penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta program JKN-KIS.

“BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan 22.390 FKTP yang terdiri dari 9.884 Puskesmas, 5.058 Dokter Praktik Perorangan, 5.544 Klinik Non Rawat Inap, 676 Klinik Rawat Inap, 21 RS Kelas D Pratama, serta 1.207 Dokter Gigi. Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 2.424 RS dan Klinik Utama, 1.579 Apotik, dan 1.080 Optik,” terangnya.(*)

Kiriman : Yansyah

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp