Home Info PLN Dari Kawasan Baloi Batam, Bukti bright PLN akan Mampu Kembangkan Teknologi Kelistrikan...

Dari Kawasan Baloi Batam, Bukti bright PLN akan Mampu Kembangkan Teknologi Kelistrikan dengan Satu Kali Klik

Foto Lomba PLN

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pada hari Selasa 16 Oktober 2018, sekitar 20 lebih wartawan dari berbagai media di Kota Batam, untuk pertama kali diajak Manajeman bright PLN Batam melihat langsung bagaimana bisnis besar dan jaringan pembakit listrik yang dikelola dan dimiliki mereka.

Kegiatan ini dipimpin langsung Manajer Humas dan Publikasi bright PLN Batam Bukti Pangabean didampingi Yoga Perdana. Adapun tema kegiatan ini sebagai bagian edukasi brigt PLN Batam seperti apa teknologi yang dibangun, digunakan dan dikembangkan selama 18 Tahun PLN BATAM beroperasi di Kota Batam, dan seperti apa peran pentingnya di hari Listrik Nasional ke 73.

Dalam sejarahnya sebelum menjadi bright PLN Batam, pada tahun pengelolaan kelistrikan di Pulau Batam diawali oleh Pertamina dari Tahun 1971 hingga Tahun 1976. Selanjutnya pengembangan teknologi kelistrikan dilakukan Badan Otorita Batam Tahun 1976 sampai Tahun 1993.

Seiringi pembangunan dilakukan diberbagai wilayah di Pulau Batam, pengembangan teknologi kelistrikan dilakukan oleh PLN Persero mulai Tahun 1993 sampaui Tahun 2000. Lalu berlanjut, PT PLN Persero memdirikan anak perusahaan khusus mengelola kelistrikan seluruh Pulau Batam yang diberi nama PT PLN Batam mulai Tahun 2000 sampai Tahun 2008.

Melihat keberhasilan pengembangan PT PLN Batam mampu mengaliri listrik dan mengelolanya selama delapan tahun pertamanya, barulah berganti nama lebih mendunia dan itu saat ini dikenal dengan bright PLN Batam.

Pergantian nama menjadi bright PLN Batam ini berdampak luas, dimana tidak saja mengembangkan kelistrikan dan investasi di Kota Batam, bright PLN Batam juga mengembangkan dan membangun delapan pembangkit listrik di Indonesia.

Pembangunan ini, bentuk partisipasi bright PLN Batam terhadap kebutuhan listrik secara nasional. Total sumbangan tenaga listrik bakar gas mencapai 500 MW. Dan, untuk lebih fokus menghadirkan Mobile Power Plant (MPP) berbahan bakar gas ini, bright PLN Batam membentuk bisnis baru yang disebut bright Energy Services (bES).

Dan, Bisnis bright Energy Services tersebut telah mengelola Mobile Power Plant (MPP) yang pertama Paya Pasir, Medan berkapasitas 75 MW, kedua Gunung Sitoli Pulau Nias Sumut berkapasitas 25 MW.

Ketiga Air Anyer Pulau Bangka Bangka Belitung 50 MW, Keempat Suge Pulau Belitung Bangka Belitung 25 MW, kelima Balai Pungut Duri Kapasitas 75 MW, keenam Tarahan Lampung berkapasitas 100 MW, ketujuh Pontianak Kalbar 100 MW dan kedelapan Lombok NTB berkapasitas 50 MW.

Untuk mengetahui seperti apa kecanggihan teknologi dan sistem yang digunakan dari masing masing Mobile Powe Plant, Redaksi WartaKepri.co.id bersama puluhan Wartawan melihat langsung kecanggihan tersebut di Service Business Unit dan Pusat Pembangkitan Baloi (PLTD) briht PLN Batam.

Peran dari Service Business Unit (SBU) merupakan peran sentral bagaimana bright PLN Batam mampu menyediakan tenaga listrik baik untuk pelanggan rumah tangga, pelanggan bisnis dan pelanggan kawasan industri. Kemampuan tersebut, terbukti dengan kapasitas tenaga listrik PLN Batam ditahun 2018 ini mencapai 580 MVA atau 580 MW.

Jumlah daya 580 MW ini posisi Daya bright PLN Batam sangat surplus alias berlebih. Karena, total pemakaian daya Listrik wilayah Kota Batam, Belakang Padang dan Kabupaten Bintan serta Tanjungpinang maksimal dikisaran beban puncak 430 MVA atau 430 MW.

” Posisi cadangan kelistrikan yang kita miliki saat ini surplus sekitar 150 MW. Jumlah 150 MW adalah jaminan bagi Pemerintah Provinsi Kepri, Kota Batam dan BP Batam bahwa kelistrikan Batam sangat menunjang pengembangan investasi di seluruh sektor usaha. Baik investasi sektor property, galangan kapal dan kawasan industri. Berapapun kebutuhan listrik untuk investasi kami siap menyediakannya,” ujar Bukti Pangabean, kepada WartaKepri.co.id.

Khusus di Kota Batam, bright PLN Batam telah menciptakan sistem pelayanan yang tidak lagi merepotkan pelanggannya. Saat ini kantor pelayanan tersebar disejumlah wilayah di Kota Batam, seperti di Superblock Imperium SBU Baloi Batam Centre, di Tiban Lestasi Sekupang, di SP Plaza Batuaji, di Nagoya Centre Batam.

Tidak saja menyediakan kantor pelayanan, calon pelanggan dan pelanggan lama PLN Batam juga dimudahkan dengan teknologi yang juga dikembangkan oleh bright PLN Batam. Untuk calon pelanggan, dalam dua tahun terakhir, bright PLN membuat program PASTI yaitu PASang baru gratis biaya, dan untuk pelanggan lama ada program ‘Granada’ atau Gratis Naik Daya.

Program Pasang Baru Gratis Biaya dan Naik Daya Gratis ini hingga periode Juni 2018 telah menyambung hampir 1.200 orang di seluruh area pelayanan PLN Batam dengan total 2,6 Mega Watt (MW).(edisi WartaKepri Judul : bright PLN Batam Perpanjang Program Granada hingga 30 Juni 2018)

Dengan jumlah pelanggan tercatat hampir 450 ribu pelanggan se Kota Batam, bright PLN Batam juga mempermudah pelanggannya dengan membuat sistem aduan dengan sistem online ke https://www.plnbatam.com/ maupun sambungan telepon tekan 123 atau melalui seluler 0778 123.

Secara khusus untuk menunjang sektor investasi bright PLN juga membentuk devisi pelayanan Pelanggan Pontensial atau prima. Menurut Ari Sumarna, Manajer Pelanggan Prima bright PLN Batam total pelanggan yang menggunakan daya besar atau pelanggan pontensial saat ini ada 452 pelanggan. Dengan total pemakaian daya untuk pelanggan pontensial mencapai 80 juta KWH per Bulan.

Berikut penjelasan teknis dari tim kerja Services Business Unit bright PLN Batam dalam rekaman WKTV:

Seluruh Jaringan Kelistrikan bright PLN Batam Menggunakan Teknologi SCADA

Untuk menunjang kelancaran sistem kelistrikan di Batam bright PLN Batam juga menggembangkan Teknologi SCADA (Supervisory, Control, and Data Aqcuisition). Teknologi sistem digital ini memungkinkan kecepatan dalam memberikan pelayanan perbaikan kerusakan jaringan listrik di wilayah Batam dan Bintan.

Dalam sebuah ruangan di lantai dua di Gardu Induk Sei Baloi, pengawasan 24 jam dilakukan pihak bright PLN Batam. Mulai pengawasan di gardu induk utama, dan gardu induk pembagi yang terdapat di sejumlah kawasan dan perumahan, dapat dilihat dan terpantau jika terjadi kerusakan.

” Sistem SCADA ini saling terhubung atau interkoneksi seluruh jaringan yang dibangun briht PLN Batam. Setiap kerusakan atau terjadi pemandaman akibat alam akan terpantau cepat. Dengan cepat juga petugas di sistem SCADA memberikan laporan ke petugas jaringan di lapangan untuk segera memperbaiki,” jelas Bukti Pangabean.

Bahkan, dengan tekonologi SCADA ini, bright PLN Batam tengah pengembangan sistem digital untuk masing masing pelanggan di Kota Batam. Jika saat ini pengawasan hingga jaringan trafo di masing masing perumahan, sistem digital SCADA bisa dikembangkan hingga pemakaian KWH meter rumah pelanggan.

” Saat ini kami tengah uji coba di perumahan Kurnia Djaja Alam Batam Centre. Dengan teknologi ini, kami dapat memamantau sistem KWH meter di rumah pelanggan. Artinya, jika ada kerusakan di rumah pelanggan tersebut, petugas kami di Scada mengetahuinya. Dan, untuk kedepannya, sistem aplikasi SCADA bright PLN Batam juga akan dibuat dan dapat di download di Google Play. Tunggu saja waktu dan itu akan memudahkan seluruh pelanggan nanti,” ujar Bukti Pangabean lagi.

Bagaimana keseruan dari kunjungan ke Teknologi SCADA bright PLN Batam di Gardu Baloi, silahkan simak Video WKTV di bawah ini.

Pengembangan Sistem Jaringan IT bright PLN Batam

Semua sistem jaringan dan pelayanan bright PLN Batam yang menggunakan pengawasan secara digital ini ternyata dikelola pada bagian Data Centre dan Infrastuktur yang juga berada di Pusat Pembangkitan Baloi (PLTD).

Yoga Yanare, Manajer Data Centre dan infrastruktur bright PLN Batam menjelaskan Data Centre dan Infrastuktur di Bright PLN Batam bertugas menyiapkan aplikasi untuk penunjang bisnis dan aduan pelanggan serta pemetaan jaringan PLN Batam.

Data Centre juga berperan penting untuk menyiapkan jaringan fiber optik yang menunjang program digital di bagian SCADA dan merespon kerja dari sistem di Service Business Unit.

Pengelolaan data dan pelayanan aduan juga dibawah bagian Data Centre. Bahkan, setiap data pelanggan yang menelpon ke layanan 123, setelah menyebutkan nomor pelanggan, otomatis data lengkap pelanggan akan terlihat.

Petugas tinggal bertanya apa keluhan pelanggan, dan berapa lama pelanggan akan mendapat jawaban jika terjadi kerusakan jaringan listrik di rumah mereka.

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Edutour & site visit di Pusat Pembangkitan Baloi (PLTD) dan Kantor Services Business Unit Imperium, dapat terlihat jika sistem Kelistrikan Bright PLN Batam mampu menjawab tantangan kebutuhan listrik bagi dunia industri dan investasi di Batam.

Dengan keandalan teknologi dan Sumber Daya Manusia yang mereka miliki, dimungkinkan teknologi kelistrikan tidak lagi hanya dipantau oleh petugas PLN saja. Teknologi kelistrikan masa depan juga dapat ditentukan pelanggan itu sendiri.

Dari smartphone yang milik pelanggan, dengan mudah mengatur dan meminta kapan listrik di rumah atau di kawasan industri untuk naik daya pemakaian atau penurunan daya pemakaian. Semua itu dapat dilakukan hanya dengan satu kali Klik di Smartphonennya.(*)

Penulis : DEDY SUWADHA

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026