Hasil Pertemuan Malam Komite Sekolah SD 011 Ranai Natuna, Itu Bukan Kotoran Manusia

1163
Hasil Pertemuan Malam Komite Sekolah SD 011 Ranai Natuna, Itu Bukan Kotoran Manusia

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id NATUNA – David Arviad Ketua komite sekolah SD 011 yang baru 2 bulan menjabat menjelaskan Tugas ketua komite mengatakan prihal hasil rapat malam ini terkait informasi sempat viral.

” Kami terkejut saja membaca beberapa media onlie sore tadi terkejut saja apa yang utarakan oleh salah satu guru ada kotoran manusia terpampang di atas meja,”ujar David kepada wartakepri.co.id di Ranai Square (10/11/2018) malam.

Dia menjelaskan, inti dari pertemuan spontan berkumpul malam ini di sekolah SD 011 untuk membahas beberapa persoalan yang sempat mencuat luas di Whatsapp Group “ada kotoran manusia di atas meja guru”.

” Kita spontan rapat malam ini di SD 011 bersama 14 orang guru dan 2 orang komite. Setelah mendengar kabar tersebut viral,”ujar David.

Saat ditanya lebih lanjut hasil pertemuan tersebut, terkait Ada pungutan tunai, David tidak menjelaskan secara rinci apakah ada pungutan dana 200 ribu bagi setiap guru bersertifikasi non transfer ke pihak sekolah.

” Tentang tidak adanya buku kurikulum 13 untuk murid kelas satu peroleh dari bantuan Bos dan Bros, silahkan tanyakan langsung pihak sekolah,”sebut David.

Namun dia mengatakan, “Tunjangan Profesi guru di transfer ke rekening guru. Itu penjelasan pihak sekolah benar adanya,”sebut David mendengarkan paparan para guru.

Hasil dari rapat tersebut kita telah menyimpulkan “ini bukan kotoran manusia melainkan Kotoran hewan,”sebut David.

Untuk itu, ucap dia, semua guru bersama komite beritikat baik agar permasalahan ini dapat selesai dengan mendatangkan kebaikan bagi dunia pendidikan.

“Kami juga menganggap apa yang di sampaikan ibu Nur merupakan itikat baik juga agar dunia pendidikan dapat terperhatikan. Serta tetap menyampaikan dengan hati yang tidak emosional,” kata David.

Mudah mudahan permasalahan ini dapat terselesaikan tanpa menimbulkan rasa dendam dan sakit hati. Rapat ini digelar untuk tetap menjaga nama baik SD 011 Ranai, dan merupakan kepedulian para guru terhadap dunia pendidikan.

” Keberlangsungan dunia pendidikan adalah fundamental penting dalam membangun generasi penerus bangsa,” Pungkas Ketua Komite David Arviad. (*)

Kiriman: Riky Rinovsky

Honda Capella