WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Penyekapan dilakukan oleh 8 orang bersenjata Laras panjang terhadap penjaga kantor pembangkit listrik PLN Batam di kawasan Mata Kucing Sekupang, Sabtu(17/11/2018) dinihari.
Diketahui 8 orang merupakan kelompok kriminal separatis bersenjata(KKSB), dimana mereka menyandera 10 penjaga gardu pembangkit listrik PLN Batam.
Akibat penyanderaan tersebut melumpuhkan fasilitas objek vital seluruh intalasi kelistrikan PLN Batam untuk penerangan wilayah Sekupang dan sekitarnya selama beberapa jam.
Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus, sehingga untuk mengamankan hal tersebut diturunkan Batalyon Rider khusus 136 Tuah Sakti dikerahkan untuk membebaskan fasilitas objek vital PLN Batam dari penguasaan sekelompok orang bersenjata laras panjang.
Pasukan Batalyon Rider khusus 136 Tuah Sakti turun langsung menggunakan kendaraan taktis dengan menggunakan perlengkapan khusus dan persenjataan lengkap ke tempat kejadian. Dengan kemampuan senyapnya Batalyon Rider Khusus 136 Tuah Sakti ini langsung mengatur strategi dan meluncur ke atas mendekat ke dalam kantor, tempat disanderanya para penjaga gardu pembangkit listrik.
Walaupun terjadi baku tembak yang dilakukan KKSB dengan pasukan Batalyon Rider khusus 136 Tuah Sakti berhasil membebaskan para sandra.
“Itu merupakan skenario latihan pemantaban dalam membebaskan sandra dari penguasaan KKSB,” ujar Komandan Korem 033 WP, Brigjen Gabriel Lema.
Diungkapkannya lagi, Batalyon ini berada di bawah jajaran Korem 033 Wira Pratama Kepri. Latihan ini digelar bertujuan untuk mematangkan pasukan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara serta pemerintahan yang sah dari segala gangguan keamanan.
“Ini merupakan latihan pemantaban dan merupakan akumulasi dari latihan dari selama setahun,” tuturnya.(Adit)
























