FGD Komite IV DPD RI, Bahas Perencanaan Pembangunan

237

WARTAKEPRI.co.id,Batam-Fokus Group Discussion (FGD) tentang pengawasan Dewan perwakilan Daerah Republik Indonesia atas pelaksanaan Undang undang undang  Nomor 17 Tahun 2007 tentang rencana pembangunan jangka penjang nasional bekerjasama  komite IV DPD RI dengan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Batam (14/12/2018) di Hotel Planet Holiday Jodoh Batam.

Turut hadir juga sebagai Narasumber di FGD, Kepala Bappeda kepri Drs. H. Naharuddin, M. TP, Pimpinan DPRD Lingga dan para undangan lainnya.

Kepala Bappeda Provinsi kepulauan Riau Drs. H. Naharuddin, M. TP mengatakan Dalam sistem perencanaan itu, adalah integrietif artinya bahagian dari yang tidak bisa di pisahkan. oleh karena itu pemerintah tidak bisa menyusun jangka panjang dan menengah jika tidak ada integrietif.

“Tidak bisa Bupati sendiri yang menyusun rencana pembangunan jangka menengah maupun panjang nasional. Tingkat Gubernur provinsi juga tidak bisa kebijakan sendiri di dalam merencanakan pembangunan nasional 5 Tahunan,”kata Kepala Bappeda Kepri Drs. H. Naharuddin, M. TP jumat (14/12/2018) kegiatan FGD.

PKP HIMALAYA

Dijelaskannya, inilah terkadang yang menjadi kekeliruan kita selama ini, kalau tidak memahami tata cara pembahasan RPJM, RPJP, dan RPJN maka akan berdampak buruk nantinya,”jelasnya.


Kepri sendiri berbeda dengan provinsi lain spesipiknya, kenapa.? karena kepri ini 96 persen ada permukaan laut, sementara darat nya hanya 4 persen saja. Sedangkan jumlah penduduk di kepri untuk saat ini sekitar 2,3 juta penduduk kepri.

“Jadi, saya jelaskan kepri itu sangat unik terdiri dari pulau pulau. Pulau kita juga kecil kecil ada sekitra 2482 pulau yang ada di kepri, maka bisa kita rasakan pertumbuhan ekonomi kepri ini, di atas nasional,”sebutnya.

Apalagi, Pendekatan perencanaan pembangunan berbeda dengan lain ketika berbicara kepri, maka pendekatan usia kontinental akan kita rasakan. Intinya kita harus mengimplementasikan.

Secara prinsip selalu mengacu pada RPJP setiap Tahun terus di evaluasi acuan nya hingga RPJMN. Indikator atau ukuran sesuaikan dengan kondisi daerah yang ada.

Oleh karena itu kami harapkan baik kota dan provinsi bisa di akomodir bisa di masukkan pembangunan jangka panjang dan menengah. Apalagi kota Batam adalah andalan investasi maka pengaruh nya kepri sangat luar biasa. Sektor maritim dan pertambangan,”pungkasnya.

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel