Siaran EURO 2016 TV Kabel di Batam Diblok, Warga Batam Marah

62

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kemeriahan acara pembukaan piala EURO 2016 tidak dirasakah hampir sebagian besar masyarakat Kota Batam. Niat begadang nonton pertandingan pembukaan antara tim Prancis melawan Rumania, Sabtu (11/6/2016) dini hari, bubar setelah saluran televisi kabel yang menjadi langganan hampir seluruh warga Batam di acak, alias tidak dapat menonton pembukaan dan pertandingan perdana.

Kecewa atas pelayanan tidak adanya siaran langsung piala EURO ini, menjadi pembahasan Warga Batam di laman akun Group Facebook Wajah Batam. Postingan foto layan televisi saluran RCTI tidak bergerak alias diacak oleh akuna Fhajn Rhon.

Dalam fotonya, Fhajn Rhon menulis postingan: ” Maaf melenceng sblumx gan..apa dt4 saya tinggal saja tv kabel tidak bsa nyiarin euro…di perum buana garden thap 2…mna tau ada yg krja di tv kabel dsni,,agr bsa ksih pencerahan… yg mau bully dprsilahkn…”

Otomatis, warga Batam yang merasa kecewa dengan layanan TV kabel ini memberikan komentar yang kecewa, marah dan menyampaikan dengan tulisan yang tidak semestinya.

Sejak diposting sekitar pukul 02.00 WIB, telah ada yang memberi komentar 171 orang, dan memberikan tanda suka pada postingan hampir 230 orang.

Berikuti kutipan komentar Warga Batam yang diposting mengomentari masalah Fhajn Rhon.
Syaiful Dwi Anggara:
F**k tipi kabel. Dulu lu bisa program2 bola,channelnya dikasi yang jelas. sekarang semenjak banyak yang nyediain langganan lain kayak taik lu gak ngasi bola, program yang lu kasi ntah apah apah. Lu mau cepet kaya ya ??? Sengaja biar kami beralih ke langganan yang lebih mahal

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Jhon Key Nangin:
Saya lagi krja di Tj.balai gan,dsini TV kabel nya lengkap,bein3 pun msh ada,uero n Copa smua dapat,tp saya bingung knp di Batam TV kabel nya GA bisa ya.padahal di Karimun ni jauh maju di Batam,bayar nya cuma 50/bulan…

Hendi Wiguna:
Gak bayar hak siar kali
Lionel Jhon Campnou:
Batu aji jga ,,,,tv kabel taik lah,,bayar 70 tiap blan,,rcti selalu di acak setiap ad bola,,mna ni orang tv kabel ny
Suka · Balas · 1 · 12 jam
Dwi Ratna Gionino:
Sama gan daerah taman carina jg d acak..pelayanan menurun tv kbely….gk cma euro pagi copa america di kompas tv pun d acak…..
Percuma bayar mahal…
Che Ndche:
Memang tv kabel kalau untuk bola semua kena blok gan. Karna tv kabel tidak berani bayar hak siar terkecuali bein sport1 dan 2
Suka · Balas · 1 · 11 jam

Katarina Riang Hati Manao:
Kacian.mending pakai antena luar aja.Aq aja dah brp tahun gak pakai TV kabel.habis selalu nyebelin.pakai antena luar Bagus kok nonton bola euronya….botania n sekitar….

Supriadi:
Sangat kecewa sama tv kabel….Siaran gk dapat uero

Ilham’th:
itu kalo tv kabel memang di block terpaksa harus pake anten biasa kalo nonton bola euoro

Az ManCity: TV kabel mana ni….? Siaran kok di blok….? Kalau perlu tambahan iuran naikkan aja selama musim piala eropa ni, jangan di blok dong.. Payah TV Kabel ini…?

Ilyasa Bin Yakub:
Beli aja antena Bro,. TV kabel memang gak bisa siarin euro

Nolan Tamado Siahaan:
Boss tv kabel aja yang pasang antena UHF trus salurin ke Pelanggan melalui receiver nya.. biar pelanggannya tak lari

Demikian kutipan postingan warga Batam atas tidak adanya siaran langsung piala EURO 2016.

Terlepas, apakah status TV kabel ini ilegal atau tidak di Kota Batam, namun untuk menikmati layanan TV kabel di Batam harus bayar Rp 75 ribu per bulan.

Dengan memanfaatkan fasilitas tiang listrik milik PLN, atau tiang Telkom. Dalam sejarahnya, kasus pelanggaran TV kabel di Kota Batam yang pernah ditanggani oleh Polda Kepri, terjadi pada tahun 2013 lalu. Keputusan atas pelanggaran itu belum diketahui publik.

Sebagai bentuk pelayanan, semestinya pihak TV kabel menjelaskan jauh hari kalau layanan mereka tidak dapat menyiarkan saluran piala EURO 2016.

Seperti dikutip laman berita online btamtoday
Pelimpahan kasus pelanggaran penyiaran dan hak cipta (ilegal) dari Bareskrim Mabes Polri yang ditangani jajaran Ditreskrimsus Polda Kepri atas laporan Asosiasi Penyelenggara Multimedia Indonesia (APMI) telah dinyatakan lengkap alias P21 oleh pihak Kejati Kepri.

Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Kepri, memastikan dalam minggu ini kedua tersangka merupakan pemilik perusahaan TV kabel Ilegal berinisial N dan S akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Kepri untuk tahap 2.

“Sudah P21 sejak beberapa waktu lalu, dan sekarang kita tengah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan (Kejati Kepri) untuk tahap 2. Mudah-mudahan minggu ini sudah bisa dilimpahkan,” katanya, Senin (3 Februari 2014).

Dalam kutipan berita lain, di sindonews, dijelaskan PT MNC Sky Vision atau Indovision kepada APMI terkait perusahaan yang melakukan penyiaran secara ilegal kepada pelanggan langsung di Batam.

Atas laporan tersebut, APMI melakukan investigasi dan mendapati perusahaan milik Tiopan, yakni PT Hanoki Joeylin Sejahtera telah menyiarkan tiga channel, yakni HBO, Fox Movie dan Cinemex tanpa memiliki ijin dari PT MNC Sky Vision yang memiliki hak eksklusif untuk melakukan re-distribusi. (dedy/Warga Batam)

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI