Siap-Siap, Aksi Demo Besar-Besaran Bakal Terjadi di Kota Batam





WARTAKEPRI.co.id, BATAM–Buruh kota Batam terdiri dari aktivis buruh, lintas generasi dan lintas federasi bakalan bersatu dari para senior hingga junior untuk menggelar demo besar-besaran di Kota Batam, pada Jum’at (14/02/2020).

“Ada sekitar 80 para aktivis buruh lintas generasi membahas dan merancang strategi untuk pergerakan demo besar-besaran yang akan diadakannya, yaitu demo tentang menolak Rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law,”ujar Aktivis Buruh yang juga Wakil Ketua Umum DPP FSP LEM SPSI, Syaiful Badri Sofyan Rabu (12/2/2020) malam di Green Land Hotel, Batam Center.

Menurut Syaiful Badri, wacana Omnibus Law adalah isu yang sangat besar, hal itu adalah pertama kalinya terjadi di negara ini, disaat itu pemerintah bakal merevisi 79 buah Undang-Undang (UU) yang bakal menjadi satu paket, yakni Omnibus Law.

Tujuan Omnibus Law itu satu sisi memang untuk menarik investasi, tetapi elemen dari anak bangsa ini bakal mendapatkan kesusahan atau dirugikan, dalam hal ini adalah kaum buruh,”katanya.

“Jadi menurutnya, Ini sangat luar biasa, oleh karena itu buruh di Batam juga menyikapinya dengan hal yang luar biasa juga,” ucap Saiful.

Sementara ketua DPC KSBSI, Surya mengatakan pergerakan dan demo yang bakal diadakan ini, murni dari bawah sampai ketingkat pusat, yakni tidak ada sangkut pautnya dengan politik.

“Kita melakukan demo ini murni atas kesepakatan bersama buruh mulai dari tingkat bawah hingga tingkat pusat,”kata Surya, Ketua DPC KSBSI.

Karena, lanjut dia, RUU Omnibus Law bakal banyak yang merugikan buruh dan permasalahan itu adalah tanggungjawab dari serikat buruh untuk memperjuangkan guna kepentingan bersama,”katanya.

“Salah satu tujuan dari RUU adalah untuk memudahkan untuk berusaha, tapi untuk memudahkan berusaha itu jangan menghilangkan prinsip dari perlindungan dan merugikan buruh, hal itu akan kita diperjuangkan bersama,” ucap Surya.

Karena ini adalah isu utama, nantinya juga bakal ada masalah perburuhan lainnya yang akan dibahas, yakni masalah yang belum bisa terselesaikan, seperti UMSK di Kota Batam.

“Demo itu direncanakan dalam bulan ini, untuk tanggalnya belum dipastikan,”pungkasnya.

Ditambahkan Ketua federasi KSBSI, Ma’ruf, pihaknya menyebut dalam menyikapi permasalahan Omnibus Law ini akan melibatkan publik dan memberikan pemahaman, seperti apa sebenarnya dampak dari Omnibus Law itu sendiri.

Makanya sebelum melakukan demo besar besaran, kami melaksankan konsolidasi dulu kepada seluruh buruh, Mahasiswa dan juga masyarakat umum, agar bersama-sama untuk mendukung pergerakan yang akan diadakan ini,”tutup Ma’ruf.

Tulisan :Taufik



PKP DREAMLAND

FANINDO

DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA