WARTAKEPRI.co.id,PADANGPARIAMAN – Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (ILUNI FT UNP) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kenagarian Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, (23 s/d 26 Januari 2019).
Kegiatan berupa pelatihan menjahit gorden bagi 10 orang warga Nagari Pilubang tersebut telah dimulai, Rabu (23/01/2019) dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Nagari Pilubang Anton Niyus Rizal, S.Pd bersama Koordinator Pengabdian Masyarakat ILUNI FT UNP, Yon Erizon, S.Pd.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan rangkaian dari kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) V ILUNI FT UNP 2019 yang insyaallah akan dilaksanakan, Jumat (25/01/2019) di Gedung Serbaguna FT UNP, Air Tawar Barat, Padang.
10 peserta pelatihan menjahit masing-masingnya merupakan perwakilan/utusan dari 8 korong/jorong yang ada di Nagari Pilubang, yakni Korong Pasia Baru, Korong Lembah Pasang, Korong Kampung Juo, Korong Sungai Sirah, Korong Sibaruas, Korong Durian Daun, Korong Duku dan Korong Pinjauan. Para tersebut yakni; Fitna Deli, Sual Asmi, Zulkarnaen, Fera, Ratna Dewi, Leni Karlina, Bariah, Neti Marlina, Murni dan Elvia.
Pelatihan menjahit gorden diberikan oleh instruktur berpengalaman dari Karin Gorden Kota Pariaman, dengan pimpinan Yulianis, HS, S.Pd, yang juga alumni Jurusan Tata Busana, FPTK IKIP Padang/FT UNP angkatan 1993. Karin Gorden sudah dikenal luas di wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman sekitarnya, dan juga telah banyak mengerjakan gorden perkantoran pemerintahan, BUMN, BUMD, pejabat, dan masyarakat lainnya di kedua daerah tersebut. Bahkan produknya juga sudah merambah ke berbagai daerah lainnya.
Koordinator Pengabdian Masyarakat ILUNI FT UNP, Yon Erizon mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan pengejawantahan dari Tridharma Perguruan Tinggi yang salah satunya pengabdian masyarakat. Warga yang mendapat pelatihan menjahit gorden diharapkan setelah memperoleh pelatihan, keterampailan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu menopang ekonomi keluarga.
“Mungkin lebih dari pada itu, mudah-mudahan juga bisa dikembangkan sebagai industri rumah tangga. Bahkan jika nanti bisa dikelola dan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) juga dapat didorong menjadi industri yang lebih besar,” kata Yon Erizon dalam sambutannya.
Sekretaris Nagari Pilubang Anton Niyus S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada ILUNI FT UNP yang telah memilih Nagari Pilubang sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Pelatihan menjahit merupakan program yang sangat tepat bagi masyarakat Nagari Pilubang. Pasalnya sebagian masyarakat di nagari ini telah memiliki kemampuan dasar menjahit, namun untuk spesialisasi menjahit gorden belum satu pun yang punya skill.
“Apalagi pelatihan ini diberikan di awal tahun, di mana dana pemerintahan nagari dan pemerintahan lainnya belum turun. Pihak kecamatan dan nagari lainnya sangat kaget. Kok bisa Nagari Pilubang melaksanakan kegiatan pelatihan sedangkan dana belum turun sama sekali. Paling dana turun Bulan Maret nanti. Jadi kami sangat berterima kasih dan bangga atas kegiatan pelatihan ini,” kata Anton di hadapan perserta pelatihan dan Wali Korong serta tamu hadirin yang hadir.
Anton mengajak para peserta pelatihan untuk serius dan sungguh-sungguh mengikuti pelatihan sehingga keterampilan dan materi menjahit gorden yang diberikan instruktur Karin Gorden dapat diserap dengan baik.
“Setelah ini ibu dan bapak peserta pelatihan dapat memproduksi sendiri kain gorden sebagaimana yang diajarkan oleh Ibu Yulianis dari Karin Gorden,” kata Anton.
Acara pembukaan juga dihadiri oleh para Wali Korong se-Kenagarian Pilubang, tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Limau yang diantaranya Hendri Putra Yadi, S.Pd, dan Alumni FT UNP dari Kota Batam, Provinsi Kepri, Dedy Suwadha S.Pd, perangkat nagari dan lainnya.
Para peserta benar-benar antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan. Bahkan karena saking semangatnya, untuk pelatihan hari pertama, waktu pelaksanaan molor penutupannnya hingga 2 jam. Semestinya telah berakhir pukul 14.00 WIB, tapi karena para peserta terus minta ditunjuk ajar dan terus bertanya tentang cara-cara menghasilkan hasil jahitan gorden yang rapi dan bermutu, sehingga penutupan kegiatan pelatihan di haripertama molor hingga pukul 16.00 WIB.
“Alhamdulillah para peserta sangat antusias dan bersemangat. Mereka ingin mengubah nasib setelah memperoleh keterampilan menjahit gorden ini,” kata Yulianis, instruktur Karin Gorden.
Rencananya, kegiatan pengabdian masyarakat di Nagari Pilubang akan diresmikan oleh Bupati Padang Pariaman Drs Ali Mukhni bersama dengan Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D pada Sabtu (26/01/2019). Peresmian kegiatan juga akan diisi dengan penyerahan bantuan mesin jahit bagi Nagari Pilubang oleh Ketua Umum ILUNI FT UNP. Akan turut hadir saat peresmian Dekan FT UNP Dr. Fahmi Rizal, MT dan Dekan FPP UNP, Ernawati,Ph.D dan para peserta Mubes V ILUNI FT UNP dari berbagai provinsi di Indonesia. (erz)
























