Pandangan Akademisi dan Pengusaha Batam Terkait Pilwako Batam dan Pilgub Kepri 2020

187

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pemilihan Umum untuk legislatif dan Pilpres 2019 telah selesai. Sosok presiden yang akan dilantik tinggal menunggu keputusan resmi dari KPU RI.

Tapi, semarak pemilu dihampir seluruh daerah di Indonesia akan kembali ramai lagi, karena tahun 2020 digelar Pemilihan Gubernur dan pemilihan Bupati atau Walikota serentak.

Untuk provinsi Kepri juga akan menggelar Pilkada Serentak. Satu di antaranya Kota Batam. Meski masa jabatan Walikota Batam HM Rudi akan berakhir pada 2022 mendatang, namun kemungkinan akan dipercepat setahun dengan adanya Pilkada Serentak.

Sudah dipastikan, sebagai Sekretaris Partai Nasdem Provinsi Kepri, Walikota Batam HM Rudi akan kembali maju menjadi Walikota, karena Ketua Partai Nasdem Kepri, Nurdin Basirun akan bertarung jadi Gubernur Kepri pada Pilgub 2020 nanti.

Adalah posisi Calon Walikota Batam 2020 nanti akan menjadi banyak incaran politikus, karena erat kaitannya posisi Walikota Batam akan otomatis menjadi Ketua BP Batam. Walau, posisi Ketua BP Batam sebagai ex-officio baru akan diputuskan Presiden Jokowi per 30 April 2019.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Kondisi inipun tentu menjadi perhatian bagi kalangan pengusaha di Batam, termasuk kalangan akademisi. Seperti disampaikan dosen Umrah Rafki Rasyid bahwa, Pilwako Batam tahun 2020 akan lebih menarik ketimbang Pilkada di daerah lain ketika Walikota ex-officio Kepala BP Batam benar-benar terwujud tahun ini.

Sebagai seorang kepala BP Batam, kata Rafki, tentunya Walikota Batam dituntut harus punya kemampuan lebih dan punya visi-misi memajukan dunia usaha dan investasi di Batam.

“Walikota juga harus memiliki kemampuan menjalin kerjasama dan membangun jaringan internasional untuk mendatangkan investasi asing ke Batam. Ini akan jadi referensi utama pemilih di Batam saat akan memilih calon Walikota Batam pada Pilkada Serentak nantinya,” ujar Rafki.

Dari nama-nama yang mulai muncul dalam polling, menurut Rafki, sudah cukup beragam. Ada kalangan politisi, birokrat, pengusaha, dan latar belakang lainnya. Selain petahana HM Rudi, ada nama lain yakni Iman Sutiawan, Lukita Dinarsyah Tuwo, Asman Abnur, Syamsul Bahrum, Ria Saptarika, dan lainnya.

“Dari kalangan dunia usaha, tentu lebih menginginkan Walikota yang memiliki kemampuan memajukan ekonomi Batam, memberikan pelayanan perizinan yang cepat dan mudah, menjaga iklim investasi, kepastian hukum berinvestasi, dan meningkatkan infrastruktur di Batam,” kata Rafki.

Apapun latar belakang calon Walikota Batam yang muncul dalam pertarungan nanti, sambung Rafki, tidak menjadi masalah. Terpenting mempunyai visi dan misi yakni pro terhadap dunia usaha di Batam. Karena pertumbuhan perekonomian di Batam banyak ditopang dunia industri.

Poling Cawako Batam 2020 di Wajah Batam Hot News

Potensi dari Kadin

Tak ketinggalan, dunia usaha seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri juga akan mendorong pengurusnya maju dalam pertarungan Pilkada Serentak 2020 mendatang. Beberapa tokoh dari kalangan pengusaha juga dianggap memiliki kemampuan bertarung di kancah Pilwako, termasuk Pilgub Kepri mendatang.

“Kami akan mendorong pengurus yang potensial di Kadin Kepri untuk ikut bertarung dalam kontestasi Pilkada Serentak 2020 nanti. Kami punya pengurus dari kalangan pengusaha yang punya potensi dan mampu bersaing dengan bakal calon Walikota maupun Gubernur,” ujar Luther Jansen, Wakil Ketua Kadin Kepri.

Pilgub Kepri yang juga kemungkinan digelar pada Pilkada Serentak 2020 nanti bakal diramaikan dengan sejumlah nama bakal calon. Selain petahana H Nurdin Basirun, beberapa nama juga disebut berpotensi maju pada bursa calon gubernur di Pilgub Kepri, yakni Isdianto yang saat ini menjabat Wakil Gubernur, Asman Abnur, Hardi Hood, termasuk nama mantan Wagub Kepri Soerya Respationo.

“Beberapa nama tersebut masih memiliki kans atau peluang untuk maju pada Pilgub Kepri mendatang. Kontestasinya akan menarik karena akan muncul figur-figur baru yang akan bertarung. Tentunya hasil Pemilu 2019 juga akan berpengaruh, terutama raihan suara parpol untuk membangun koalisi dalam rangka mengusung bakal calon Pilgub nantinya,” ujar Pengamat Politik Stisipol Zamzami A Karim. (*)

Editor : Dedy Suwadha

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO