Sempat Kejar-Kejaran di Laut, Tiga Kurir 52,15 Kg Sabu Dibekuk di Tembilahan dan Batam





WARTAKEPRI.co.id, RIAU – BNN bersama dengan Bea dan Cukai berhasil mengungkap peredaran sabu seberat 52,15 Kg dari tiga anggota jaringan sindikat narkotika, Senin (29/4/2019).

Kasus terungkap dan dimulai pada Kamis-Jumat (25-26/4), yaitu di Pelabuhan Buruh, Indragiri Hilir, Provinsi Riau dan di Batam Kepualuan Riau. Setelah sempat kejar-kejaran dan lolos dari hadangan, para tersangka akhirnya berhasil ditangkap.

Pengungkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa di daerah pesisir timur pantai Sumatera, Provinsi Riau sering terjadi penyelundupan narkoba dengan menggunakan speed boat.

Selanjutnya, tim BNN berkoordinasi dengan Bea Cukai Dumai dan Bea Cukai Tembilahan untuk melakukan patroli terhadap speed boat yang diduga membawa narkotika dari Bengkalis.

Setelah dilakukan penyelidikan selama satu minggu, maka pada tanggal 25 April 2019 tim BNN melakukan pemantauan di Pelabuhan Buruh, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Di tempat tersebut, tim BNN melihat sebuah kapal speed boat memberikan kode kerlap kerlip lampu ke dermaga.

Di saat yang sama, terlihat sebuah mobil yang diduga kuat akan menerima barang narkotika. Selanjutnya petugas mengamankan tersangka MAN yang berada di dalam mobil tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim bergerak ke pos dermaga buruh dan ditemukan tiga karung plastik berisi sabu seberat 52,15 Kg yang sudah diturunkan dari speed boat.

Petugas kemudian berusaha untuk mengamankan para tersangka lainnya, namun mereka segera menaiki speed boat dan melarikan diri. Meski sempat dilakukan pengejaran dan penghadangan oleh tim Bea Cukai Tembilahan, namun para pelaku berhasil lolos. Para pelaku selanjutnya mengandaskan Speed boat mereka di semak-semak lalu melarikan diri ke hutan.

Namun petugas tidak kenal menyerah dan terus melakukan pengembangan. Petugas mendapatkan informasi bahwa seorang pelaku terbang dari Jambi ke Batam. Selanjutnya, BNN berkoordinasi dengan Bea Cukai Jambi, Batam dan BNNP Kepualuan Riau untuk menangkap tersangka. Pada tanggal 26 April 2019, BNN akhirnya berhasil mengamankan FIR sesaat keluar dari Bandara Hang Nadim Batam.

Kepada petugas, FIR mengaku dirinya membawa sabu 52,15 Kg dari Bengkalis. Dari keterangannya, FIR juga menyebutkan bahwa dirinya diperintahkan oleh seorang pria berinisial P, yang akhirnya bisa ditangkap di Perumahan Tiban McDermott, Kecamatan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.

Para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2), Jo Pasal 132 ayat (1), UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.(*)

Editor : Dedy Suwadha



PKP DREAMLAND

FANINDO

DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA