Tak Terima Nama Dicatut, Mansur Ketua Komite Minta Disdik Kepri Evaluasi Kepsek SMKN 3 Anambas

Tak Terima Nama Dicatut, Mansur Ketua Komite Minta Disdik Kepri Evaluasi Kepsek SMKN 3 Anambas





WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Proyek Pembangunan Gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kabupaten Kepulauan Anambas yang berlokasi di Kampung Dapit Desa Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas menuai Polemik di sejumlah Warga dan Pihak Komite.

Mansur Ketua Komite Sekolah SMK Negeri 3 Anambas baru baru ini mendatangi pihak sekolah, niat hati dirinya ingin menjumpai Kepala Sekolah namun keinginannya tidak bisa terlaksana, dikarenakan Kepala Sekolah tidak sedang berada di tempat karena sedang berada di luar daerah dalam rangka menghadiri Pernikahan Saudaranya di Kabupaten Natuna.

Meski tidak bisa menjumpai Kepala Sekolah, Ketua Komite tetap disambut baik oleh Pihak sekolah yang mana diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah dan di dampingi oleh Ketua Tim Kegiatan Pembangunan Gedung Sekolah SMKN 3 Anambas.

Tidak menunggu waktu lama, Ketua Komite SMKN 3 ini (Mansur-red) langsung mempertanyakan atas pekerjaan yang sedang dibangun tanpa melibatkan pihak Komite. Parahnya lagi, diduga pihak Sekolah telah mencatut namanya didalam kepengurusan sebagai Anggota Tim Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) Ruang Belajar SMKN 3 Anambas. Menurut Mansur, dirinya tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung saat ini.

“Saya heran, kok tiba-tiba ada nama saya di dalam susunan Tim kegiatan pembangun yang ada saat ini. Sementara saya tidak pernah dilibatkan atau diundang untuk membicarakan pembangunan tersebut. Jadi saya ini di anggap apa? Sementara saya memiliki jabatan dan tanggung jawab yang besar selaku ketua komite,” tutur Mansur, Ketua Komite SMKN 3 Anambas kepada Wartawan belum lama ini.

Ia menambahkan, selaku Ketua Komite, beliau merasa ketakutan dengan tindak tanduk pihak sekolah yang telah melibatkan dirinya dengan cara yang tidak Fair, mengingat anggaran pembangunan tersebut tidaklah sedikit mencapai angka Rp 1 Milyar lebih.

“Bagaimana saya tidak takut, anggarannya bukan sedikit. Kalau terjadi apa-apa terhadap pembangunannya, apakah saya tidak terlibat nantinya, tentu saja saya ikut terlibat, karena nama saya ada dicantumkan sebagai anggota Tim,” kata Mansur penuh kesal.

Anehnya lagi kata Mansur, meskipun proyek sudah berjalan namun belum juga ada plang proyek nya, dan ketika di singgung soal berkas RAB dan Gambar Pembangunan sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Ketua Tim dengan tegas mengatakan kalau mereka tidak bisa memperlihatkan dengan alasan karena mereka belum ada pegang gambarnya.

“Logika tidak, proyek sebesar itu bisa dikerjakan tanpa melihat gambar. Kan cerita bohong itu. Kalau sudah berani bekerja sudah barang tentu sudah ada gambarnya. Parahnya lagi, bukan hanya Konsultan perencana, Konsultan Pengawas nya pun tidak berada di Kepulauan Anambas, mereka hanya stanbay di Tanjung pinang, mereka mengontrol pembangunan hanya melalui Via WhatsApp saja. Ketika proyek hampir selesai baru Konsultan Pengawas turun ke lokasi Sekolah. Bagaimana kita (Komite-red) bisa membantu untuk mengawasinya. Sementara Kita tidak pernah dilibatkan, tentu ini rawan sekali,” tambah Mansur.

Lanjut Mansur, dirinya bukan ingin mengganggu pekerjaan atau menghambat pembangunan sekolah SMKN 3 Anambas, melainkan Mansur berharap agar pihak sekolah hendaknya belajar ber Etika serta belajar tertip administrasi, hal ini kenapa ia utarakan karena kekecewaannya terhadap pencatutan namanya sebagai Anggota Tim Panitia Pembangunan Sekolah SMKN 3 Anambas tanpa ada konsultasi maupun pemberitahuan terlebih dahulu.

“Cobalah belajar menghargai orang lain. Jangan ego yang dikedepankan. Biar bagaimanapun saya ini kan Ketua Komite, apa salahnya mereka undang saya kesekolah sebelum memasukkan nama saya sebagai anggota Tim. Selama ini saya juga mendukung seluruh kegiatan SMKN 3 ini. Dengan peristiwa ini saya berharap ada tindakan tegas dari Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kepri terhadap Kepala SMKN 3 Anambas yang saya nilai tidak ber Etika ini,” tutup Mansur penuh harap.(Rama).



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA