Polemik Plang Jalan Bandara Letung Ketua KNPI Jemaja Angkat Bicara
WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Bandara Letung merupakan salah satu bandara kebanggaan masyarakat Pulau Jemaja khususnya dan Anambas pada umumnya.
Sekarang sudah dua tahun difungsikan pertamanya Bandara Letung ini hanya disinggahi oleh pesawat Susi Air dengan kapasitas penunpang sebanyak 15 orang.
Namun sekarang ini, sudah disinggahi oleh maskapai ternama dari group lion Air, baru baru ini timbul polimik yang mempersoalankan papan Plang yang ada di Bandara Letung yang terlihat tampil beda. Papan plang nama Jalan Aja Dulu, Kalau Cocok Jadian.
Mudahir Ketua KNPI Jemaja saat dikonfirmasi mengatakan, terkait hal tersebut mengatakan bahwa saya sangat kecewa dengan kecaman hal tersebut, seharusnya ini dilihat dari karya seni untuk menampilkan sesuatu yang beda dengan Bandara yang lain, Kamis (5/9/2019).
Diketahui bahwa bandara Letung ini adalah bandara yang baru dan operasionalnya pun terbilang cepat berkat upaya Kasatpel Ariadi Widiawan untuk meyakinkan pihak Lion Air group untuk mendarat disini.
Jadi kalau tidak ada ke unikan yang di tampilkan maka tidak akan ada kesan bagi para pengunjung yang mendarat disini.
Terkait dengan tidak mengandung kearifan lokal menurut saya ini bukan lah sebuah nama Jalan yang menunjukkan suatu Alamat atau tempat tetapi ini di ilustrasikan seperti jalan tetapi ada pesan yang tersirat, nah keunikan inilah yang akan membuat orang terkesan dengan bandara letung, ungkapnya.
Lanjut Mudahir Jadi kalau berbicara kearifan lokal bukan masyarakat yang di luar sana berkomentar, tetapi kami yang disini akan menjadi garda terdepan.
Keberadaan plang jalan ini sudah hampir satu tahun kenapa baru sekarang dikomentari apa kemarin tidak ada yang lihat? dengan nada bertanya mudahir mengungkapkan.
Terpancar raut kekesalan dan kekecewaan dari wajah Mudahir ketika dijumpai seraya berharap seharusnya diperdebatkan bagaimana agar bandara ini menjadi lebih maju, seperti moda transfortasi mendukung, fasilitas memadai sehingga akan melahirkan multiplayer efek yang besar bukan hal yang tidak substansi.
” Seharusnya kreatifitas ini akan menjadi icon bagi bandara letung itu sendiri, Letung ini adalah pulau yang kecil dan jauh dari ibu kota, jadi kalau kita mau di kenal kita harus berpikir kreatif dan unik sehingga kampung kami akan di kenal kalayak ramai,” tutupnya.
Ariadi Widiawan mantan Kasatpel Bandara Letung yang juga pemilik pemikiran kreativitas pembuat plang nama atau tulisan unik terbuat juga menjelaskan terkait biarlah yang saya buat jika mau di revisi, yang saya sayangkan kenapa baru sekarang.tanya Ariadi
Ia juga berharap agar pihak pihak yang selalu memperhatikan kemajuan Bandaratanyakan atau yang mengkritik itu, terkait pada waktu pas angin atau angin utara, selain itu kesulitan transportasi termasuk antar moda laut, jika terkendala penumpang berkurang bagai mana, bisa bisa airlines hengkang, ada tidak solusi hal tersebut.ucapnya.(Rama).






























