Bisnis Properti 2020 di Batam akan Cerah, Pengembang Nuvasa Bay Pasarkan The Nove Fase 2

Bisnis Properti 2020 di Batam akan Cerah, Pengembang Nuvasa Bay Pasarkan The Nove Fase 2



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Bisnis properti di Pulau Batam diperkirakan akan terus mengeliat, terutama bisnis properti kelas menengah keatas. Indikatornya semakin intensnya kerja sama yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan negara-negara tetangga, terutama Singapura.

Selain itu, jumlah wisatawan yang datang ke Batam juga terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini akan memberikan pengaruh positif terhadap bisnis properti di Batam.

Franky Najoan, CEO East Indonesia Sinar Mas Land, mengatakan bahwa, Presiden Joko Widodo telah berkomitmen menjadikan Batam sebagai salah satu lokasi investasi prioritas di Indonesia.

Hal ini terlihat dari salah satu agenda yang dibahas dalam Annual Leaders Meeting di Singapura pada awal Oktober 2019 lalu yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong tentang pengembangan kawasan ekonomi kreatif berbasis digital yang berada di area Nongsa, Batam.

“Pengembangan kawasan ini pastinya akan berimbas terhadap kebutuhan property khususnya hunian di area Nongsa. Selain itu, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan asing ke Batam turut memberikan pengaruh positif terhadap Nongsa sebagai salah satu destinasi utama wisatawan asing di Batam,” ungkap Franky.

Peluang ini semakin memperkuat Sinar Mas Land di Batam membangun kawasan Kota Mandiri Nuvasa Bay di Nongsa. Dan, pada Jumat (25/10/2019) siang pengembang Nuvasa Bay kembali menawarkan dan memasarkan klaster baru The Nove Residence fase 2 sebanyak 60 unit, dengan harga unit mulai Rp 1,9 Miliar. Suksesnya pemasaran klaster The Nove Residence Fase 1 berhasil mencatatkan penjualan sebesar 95% sejak pemasaran yang dilakukan pada akhir tahun 2017 lalu, maka dilanjutkan dengan fase kedua.

Raichan Bohari, Project Sales & Marketing Dept Head Nuvasa Bay menambahkan, The Nove Residence merupakan salah satu hunian resort eksklusif di Batam yang memiliki pemandangan alam yang indah karena berada di ketinggian 20 meter di atas permukaan laut. Klaster ini langsung menghadap Marina Bay Singapura, yang menghadirkan view laut, hutan bakau, serta lapangan golf Palm Springs yang merupakan salah satu lapangan golf terfavorit di Batam.

“Klaster The Nove Residence fase 1 dibangun di dalam area seluas 5 hektare dan terdiri dari 3 tower apartemen, rumah, dan kaveling,” urainya.

Lokasi The Nove Residence yang bersebelahan dengan kawasan ekonomi digital seluas 8 hektare yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land dan Citra Mas Group. Pengembangan kawasan ini akan terdiri dari kantor, ruko komersial, dan fasilitas pendukung seperti ritel, F&B, ruang kerja bersama, hotel bisnis, dan fasilitas umum.

Setelah selesai, pengembangan ini diproyeksikan dapat menampung hingga 5.000 pekerja. Hal ini memberikan potensi investasi yang baik bagi para pemilik unit hunian The Nove di masa depan.

Sementara itu, Steven Japari, Koordinator proyek Nuvasa Bay menambahkan, mengapa disebut kota mandiri, karena Nuvasa Bay menjadi satu-satunya kawasan property di Batam yang memiliki fasilitas terlengkap bersandar internasional untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan seluruh penghuni.

“Fasilitas tersebut mulai dari resident club dan club house, hotel berbintang, rumah sakit, fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, dan area hiburan yang semuanya saling terintegrasi dalam satu kawasan di Nuvasa Bay,” ungkapnya.

Secara menyeluruh pengembang Nuvasa Bay akan membangun dan mengembangkan lahan seluas 230 Hektar. Dan, untuk Klaster Nove akan dikembangkan tiga tahap baik unit rumah, ruko, town house dan apartemen. Dimana untuk tahap I ada 172 unit properti, tahap II ada 265 unit properti dan Tahap III akan bangun 172 unit properti.(*)

Editor: Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA