WARTAKEPRI.CO.ID – Sejumlah masyarakat Kecamatan Pulau Tiga Barat meminta kepada Pemerintah Daerah untuk lebih memperhatikan kembali terkait listrik dan Akses jalan lingkar diwilayahnya.
Permintaan tersebut disampaikan
Kades Setumuk kepada Komandan Kodim (Dandim) 0318 Natuna, Letkol Czi. Ferry Kriswardana., S.Sos. M.Tr. (Han), saat membuka resmi kegiatan sosialisasi wasbang, bela negara, Narkoba dan KB Kesehatan reproduksi remaja Karya Bhakti Binter terpadu TA 2019, di Gedung Pertemuan Kecamatan Pulau Tiga Barat. Senin, (04/11/2019) pagi.
Dalam menyampaikan aspirasinya, masyarakat Kecamatan Pulau Tiga Barat mengeluhkan listrik yang hanya hidup selama 12 jam setiap harinya, serta akses jalan lingkar penghubung antar Desa Selading dengan Desa Setumuk yang saat ini kondisinya dinilai sangat memperihatinkan.
“Tujuan kami semua sama pak, itulah harapan kami tentang listrik yang belum hidup 24 jam, dan jalan penghubung Desa Setumuk dan Desa Selading sangat parah,” ujar Kades Setumuk, Bahari kepada Dandim 0318/Natuna.
Lanjut permintaan masyarakat kepada Dandim, kedepan kegiatan TMMD maupun Karya Bhakti Binter terpadu agar dapat dipusatkan kembali di wilayah Kecamatan Pulau Tiga Barat, guna meningkatkan pembangunan dan perekonomian masyarakat setempat.
“Untuk akses jalan lingkar penghubung antar Desa Setumuk dan Selading kami berharap, TMMD atau Karya Bhakti Binter terpadu tahun depan bisa ada ditempat kami lagi, kami berharap Bapak Dandim bisa perjuangkan keinginan kami di sini,” pintanya.
Menanggapi hal tersebut Dandim Ferry mengatakan, pihaknya menampung segala aspirasi masyarakat untuk bisa dikoordinasikan kembali kepada Pemerintah Daerah Natuna maupun kepada Komando atas.
Dijelaskan Dandim, penempatan TMMD maupun Karya Bhakti sudah berdasarkan hasil koordinasi bersama Pemerintah Daerah melalui Dinas-Dinas terkait, tentang daerah mana saja yang menjadi prioritas pembangunan.
“kita saat ini menampung apa yang menjadi keinginan masyarakat Kecamatan Pulau Tiga, dan kami tetap berupaya untuk memabantu mengkomunikasikan baik kepada Pemerintah Daerah Natuna maupun kepada Komando atas,” kata Dandim.
Lanjut Dandim, terkait Listrik diakuinya tidak dapat dimasukkan ke dalam program TMMD maupun Karya Bhakti TNI, namun pihaknya tetap akan menyampaikan aspirasi tersebut agar dapat ditindak lanjuti.(rmd)




























