Satu Tewas, Bareskrim Lumpuhkan Jaringan Narkotika Internasional yang Dikendalikan di Lapas Tanjungpinang





WARTAKEPRI.CO.ID,BATAM–Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah menyampaikan bahwa terhadap adanya dugaan kasus tindak pidana penyeludupan narkoba saat ini menetapkan tiga orang tersangka berinisial H, E Alias Apeng dan A K berhasil diamankan oleh Tim gabungan dari Satgas 2 Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Dit Resnarkoba Polda Kepri Dan Polres Tanjungpinang.

“Satu orang berinisial (E) melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia. Sebelumnya petugas telah memberikan tembakkan peringatan namun tindak diindahkan oleh tersangka,”ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah,Rabu (6/11/2019) saat gelar Konferensi Pers di Rumah Sakit Bhayangkara kota Batam.

Wakapolda juga mengungkapkan Jaringan Narkotika Internasional ini melibatkan beberapa kelompok dan warga Negara termasuk warga Negara Indonesia, termasuk barang bukti yang berhasil diamankan adalah Narkotika jenis shabu seberat 12,200 kg brutto, 220 Butir Pil Ekstasi, Happyfive 550 Butir (55 Strip).

Hal ini berhasil terungkap melalui proses penyelidikan selama 3 bulan terhadap informasi yang diberikan oleh masyarakat dan diawalii dengan tertangkapnya seorang tersangka Inisial H,” pungkasnya.

Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah menegaskan dengan tertangkap nya tersangka Inisial H dijalan Kuantan, Tanjungpinang, kemudian Tim melakukan pengembangan sehingga berhasil mengamankan Inisial E Alias Apeng yang merupakan Napi di lapas Tanjungpinang.

Dia, Inisial (E) berperan sebagai pengendali dari temannya diluar, Selain E juga ada Inisial A K warga negara Malaysia yang merupakan napi dilapas Tanjungpinang yang berperan mengendalikan jalur masuk dan pendistribusian barang Haram tersebut,”tegas Yan.

Dari hasil interogasi terhadap Inisial E Alias Apeng dan Inisial A K didapatkan satu tersangka lain nya berinisial E yang sudah (meninggal dunia),”terang Wakapolda.

“Inisial E diamankan di rumah nya yaitu di perumahan Taman Harapan Indah Tanjung Sengkuang kota Batam, kemudian tim membawa Inisial E untuk memberitahu keberadaan pelaku jaringan lainnya yaitu Mr. X (DPO) di wilayah Marina Sekupang, saat tiba dilokasi tersangka mendorong petugas dan berupaya melarikan diri, lalu dilakukan tembakkan peringatan agar yang bersangkutan berhenti, akan tetapi tidak di gubris oleh tersangka, akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan meninggal dunia,”sebut Wakapolda Kepri.

Sementara itu, ditambahkan Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar S.IK bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat sinergitas diseluruh jajaran Polri dalam menghadapi kejahatan teroganisir ini.

“Penegakkan hukum ini adalah wujud dari program prioritas Bapak Kapolri yaitu penguatan penegakkan hukum yang profesional dan berkeadilan, penegakkan hukum tindak pidana narkoba ini selalu menjadi hal prioritas bagi Polri,”kata Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar S.IK

Kombes Pol Krisno menyataka bahwa Pelaku yang diamankan di Rutan merupakan narapidana kasus yang sama yaitu kasus Narkoba, sementara tersangka yang melakukan perlawanan kepada petugas juga pernah menjalankan hukuman terkait dengan Narkoba,”ulasnya.

Pihaknya juga terus melakukan kerjasama Internasional dalam pertukaran informasi jaringan lainnya dan akan terus dilakukan analisa dan pengumpulan informasi lainnya,”tutupnya.(*)

Kiriman : Taufik Chan
Editor : Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA