WARTAKEPRI.CO.ID, BATAM–Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyatakan bahwa perihal soal wacana penghapusan Ujian Nasional, menyusul kebijakan baru dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
“Menurutnya, Saya kira itu masih informasi secara frematur belum ada sampai ke tingkat daerah, akan tetapi jika mekanisme ini ditetapkan secara nasional tentu kita sebagai daerah harus mengikuti aturan mekanisme tersebut,”ujar Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, saat ditanyai usai peresmian gedung baru sekolah Yehonala Batam Sabtu (14/12) kemarin.
Amsakar menilai, jika tidak ada bertentangan kita akan siap dukung kebijakan nasional, ya nggak mungkin kita tolak, kan ini sudah kebijakan secara nasional,”tuturnya.
Jadi, kata Amsakar, Kita tunggu saja arahan kebijakan dari kementerian pendidikan,”katanya.
Menurut Amsakar, Daerah pada intinya mengikut apa yang menjadi aturan pemerintah pusat, yang paling penting itu adalah bagaimana ide baru ini tidak diterima berbeda oleh banyak orang. Jadi sebenarnya yang paling penting itu bagaimana ini bisa diterima orang banyak,”tutur Amsakar.
“Saya yakin masyarakat tidak akan ada masalah dengan kebijakan perubahan ujian nasional (UN) ini. Karena tidak membuat dampak buruk bagi masyarakat juga,”tutupnya. (Taufik Chan)
























