Tim PKK Kelurahan Tanjung Balai Karimun Olah Barang Bekas dari Plastik dan Kain Jadi Rupiah – WartaKepri.co.id
83 views

Tim PKK Kelurahan Tanjung Balai Karimun Olah Barang Bekas dari Plastik dan Kain Jadi Rupiah



PKP DREAMLAND

Wartakepri.co.id, KARIMUN – Tim Penggerak PKK Tanjung Balai, kelurahan Tanjung Balai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun Provinsi kepulauan Riau, bersinergi dengan Kelurahan Tanjung Balai, memberdayakan ibu-ibu rumah tangga terkait pemanfaatan limbah barang-barang bekas.

Baik kertas maupun plastik yang akan di daur ulang menjadi berbagai bentuk kerajinan tangan dengan memanfaatkan teknologi tepat guna.

“Harapan saya dengan adanya rumah kreatif Tim PKK Tanjung Balai ini, tentunya dapat memicu sekaligus memberdayakan kaum hawa yang mempunyai skill dan keterampilan, dapat membuat barang kerajinan dari bahan-bahan daur ulang barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi,” kata Lurah Tanjung Balai, Azrizal kepada Wartakepri.co.id pada kamis (6/2/2020).

Dijelaskannya, tentunya dapat dikelola dengan baik sehingga dapat diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis serta dapat diterima oleh pasar, sekaligus tentunya mengembangkan ekonomi kreatif dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, karena membuka peluang bisnis bagi ibu-ibu rumah tangga tetapi yang paling utamanya tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Juga diharapkan dari Pemerintah Daerah sendiri ada pihak-pihak yang bisa membantu mempromosikan sekaligus memasarkannya hasil kreatifitas ibi-ibu PKK ini. Karena memang tujuan kita memberdayakan kreatifitas dan kemampuan dari ibu-ibu PKK itu sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, ketua Tim rumah kreatif PKK Tanjung Balai Ramiati menjelaskan bahwa.

“Awalnya kami mengolah barang-barang bekas ini hanya untuk acara-acara tertentu saja, seperti pelaksanaan kegiatan MTQ,” ujarnya.

Akan tetapi kedepannya untuk pengembangan usaha sekaligus memberdayakan ibu-ibu di lingkungan Kelurahan Tanjung Balai, untuk mengolah barang bekas tersebut agar dapat memiliki nilai ekonomis.

“Tentunya agar dapat berkembang dan maju lagi usaha ini, dan masyarakat dapat mengenalnya, karena kalau dari media sosial juga kan masih kurang peminatnya, serta dukungan dari Instansi terkait agar dapat memasarkan produk hasil karya ibu-ibu PKK tersebut,” harapannya.

Ramiati menyebut, untuk proses pengerjaannya sendiri di laksanakan secara otodidak dengan jumlah anggota dari Tim PKK Tanjung Balai sendiri sebanyak 29 orang, akan tetapi yang aktif 15 orang anggota.

“Untuk ketersediaan barang-barang bekasnya Alhamdulillah hingga saat ini masih tercukupi, tidak mengetahui juga kedepannya nanti seperti apa. Misalnya seperti bahan bekas kain potongan dari para tukang jahit bersedia untuk di mintakan potongan hasil pakaiannya, dari pada dibuang juga kan lebih baik dimanfaatkan kembali,” imbuhnya. (Ama)

Pendapat Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA


PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA