Tolak Pemakaman Pasien Covid-19, Dirreskrimum Polda Kepri Tegaskan Sanksi Pidana Penjara

56
Direktur Kriminal Umum Polda Kepri

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Direkorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan segan menindak tegas bagi warga yang menolak pemakaman pasien Covid-19 khususnya kepulauan Riau.

“Salah satunya jika adanya warga yang menolak pemakaman pasien Covid-19 yang terjadi di wilayah Provinsi Kepri,
maka ada sanksi pidana yang menanti bagi orang-orang yang menolak pemakaman pasien Covid-19,”kata Kombes Pol Arie Dharmanto Kamis (16/4/2020) melalui pesan Celullernya.

Menurut Kombes Pol Arie Dharmanto, berdasarkan penerapan Pasal 212 KUHP dengan bunyi barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, maka diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

“Sedangkan untuk pasal 216 ayat (1) Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana.

Selain itu, barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah,”tegasnya.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Kombes Pol Arie Dharmanto mengelaskan, Pasal 218 KUHP Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.(*)

Kiriman: Taufik Chan
Editor : Dedy Suwadha

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH