WARTAKEPRI.CO.ID, BATAM–Komisi III DPRD Batam akan turun langsung meninjau pencemaran laut di Belakang Padang, bila perlu kapan saja siap turun ke lokasi tersebut, pasalnya ini sudah ada dugaan pencemaran laut.
Sekretaris Komisi III DPRD Batam Arlon Veristo mengatakan bahwa” terkait pencemaran yang terjadi pada wilayah Belakang Padang pemasalahanya ini sudah sering kali berulang dan sampai sekarang tidak pernah ketangkap pelakunya dilakukan oleh kapal yang melintas di selat phlipip atau selat antara Singapore dengan Batam.
“Kapal tersebut, sengaja membuang limbah nya di laut untuk menghindari biaya disposal, tentu limbah ini tangung jawab bersama baik itu Angkatan Laut, Pol Airud, Syabandar dan pihak terkait lainnya harus bersama bisa menangkap pelakunya,”kata Arlon Veristo, Jumat (17/4/2020) Malam, via Waatshappnya.
Menurut Arlon, dalam hal ini Komisi III DPRD Batam akan selalu suarakan untuk kebaikan lingkungan, kerja sama semua pihak dibutuhkan disini.
“Kasihan kita dengan nelayan yang mana sebagai mata pencariannya, malah dicemari oleh ulah orang yang tak bertanggung jawab,”tutur dia.
Ia menegaskan, dengan demikian tentu mengpengaruhi hasil tangkapan ikan mereka otomatis mencemari pantai.
“Kalau sudah tercemar maka nelayan akan tidak bisa beroperasi menangkap ikan dilaut,”tutupnya.
Tulisan :Taufik Chaniago





























