Home Berita Utama Respon Larang Mudik, Polri Aktifkan 2.582 Pos Operasi Ketupat Ramadhan Mulai 24...

Respon Larang Mudik, Polri Aktifkan 2.582 Pos Operasi Ketupat Ramadhan Mulai 24 Apri 2020

Brigjen Pol Argo Wiyono
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Polri merespons cepat keputusan Presiden Joko Widodo yang melarang mudik dengan memajukan operasi terpusat (Operasi Ketupat) pada 24 April 2020. Sebanyak 2.582 pos pengawasan disiapkan polisi.

Karopenmas Divisi Humas Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, selama ini operasi terpusat atau biasa disebut Operasi Ketupat dilakukan pada H-7 Ramadhan. Namun tahun ini operasi itu dimajukan ke hari pertama Ramadhan.

“Pada saat hari raya lebaran Operasi Terpusat Ketupat namanya. Karena sudah dilarang mudik hari pertama Ramadhan, untuk operasi terpusat H-7 dan H+7 kita ajukan hari pertama (24 April) awal Ramadhan sampai H+7,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2020).

Untuk mekanisme operasi terpusat, kata Argo, akan disusun secara rinci oleh Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol Hery Rudolf Nahak.

Argo menyebut, seperti tahun sebelumnya kepolisian akan menyiagakan 2.582 pos pantau. Dalam operasi tersebut turut dibantu TNI dan dari sejumlah lembaga terkait.

“Dalam kegiatan operasi akan dirinci Asop Kapolri. Sementara bahwa dari pihak kepolisian merencanakan 2.582 pos. Untuk mencegah kejahatan dan kamselintas (keamanan dan keselamatan). Kemudian ada pos pelayanan 785,” ujar Argo.

Sebelumnya, Presiden Jokowi akhirnya melarang mudik bagi seluruh warga Indonesia demi menekan penyebaran virus corona. Keputusan ini disampaikan Jokowi saat membuka ratas soal antisipasi mudik, Selasa (21/4/2020).

“Pada hari ini saya sampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang. Oleh karena itu saya minta persiapan yang berkaitan dengan ini mulai disiapkan,” ujar Jokowi saat membuka ratas online.

Jokowi menjelaskan, keputusan melarang mudik ini diambil berdasarkan survei Kemenhub. Menurut survei tersebut, masih ada 24 persen warga Indonesia yang akan tetap mudik.(*)

Sumber : kumparan.com
Editor : Dedy Suwadha

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp