RDP Pemda dan DPRD, Buka Akses Untuk Mahasiswa dan Masyarakat Balik ke Anambas

193
WartaKepri - RDP Pemda dan DPRD akan Buka akses untuk Mahasiswa dan Masyarakat Anambas
Harris Day Batam

Wartakepti.co.id, Anambas – Rapat dengar pendapat (RDP) tentang tindak lanjut percepatan Penanganan Covid-19, Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dan Relawan Telor Merah (TRM) Kabupaten Kepulauan Anambas, berlangsung siang tadi di kantor DPRD KK, Rabu (22/4/2020).

RDP tersebut membahas tentang percepatan penanganan Covid-19, dan permintaan pemulangan mahasiswa asal Anambas yang berada di luar daerah untuk dipulangkan ke Anambas, walaupun sempat debat, namun pemerintah daerah bersama DPRD Anambas akhirnya sepakat untuk memulangkan ratusan mahasiswa dan mahasiswi yang saat ini berada di Tanjungpinang.

Rapat yang berlangsung lebih kurang 5 jam itu, sempat saling berbeda pendapat antara pemerintah Daerah Kabupaten KKA bersama DPRD KKA khususnya terkait permintaan mahasiswa Anambas di luar daerah untuk kembali ke kampung halaman.

Disamping itu, untuk pemulangan mahasiswa Anambas dari luar daerah disepakati oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dan DPRD KKA, yaitu mahasiswa dan masyarakat diperlakukan khusus dengan membuka kembali akses transportasi laut yang sudah dihentikan untuk sementara, lalu memberikan waktu terbatas, yaitu 4 kali pelayaran saja yang kemudian nantinya akan di lakukan pengurangan akses transportasi laut seperti sediakala.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

Ketua Pelaksana Percepatan Penangangan Covid -19 Anambas (Juru Bicara Tim Gugus Tugas), Sahtiar mengatakan, bahwa mahasiswa yang akan kembali ke kampung halaman (Anambas) dikatakannya bukan penjemputan atau perlakuan khusus, akan tetapi kita dari pemerintah daerah bersama DPRD Anambas membuka akses kembali tranportasi laut untuk sementara waktu, yang mana nantinya akan dilakukan kembali pembatasan transfortasi ke Anambas.

“Bukan penjemputan, kita membuka akses kembali kapal Ferry dari Tanjunginang – Anambas sebanyak 4 kali dalam seminggu, yang mau pulang silahkan, yang tidak mau pulang juga kami persilahkan,” sebutnya kepada sejumlah awak media.

Sementara itu SOP penanganan rencana kepulangan mahasiswa ini belum ada keputusan.

“ namun kita harapkan agar nantinya mahasiswa atau masyarakat yang nantinya pulang ke Anambas, agar melakukan SOP kesehatan, antaranya adalah seperti pengkarantinaan mandiri di rumah, dan kita juga masih berwacana untuk melakukan penggunaan gedung atau tempat para mahasiswa maupun masyarakat yang pulang akan di tempatkan,” sebutnya.

Kita juga berharap agar mahasiswa yang akan pulang nantinya agar dilakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu, hal itu untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas, jika ada yang sakit kota tidak ijinkan untuk ikut pulang, besok kita mau rapat bersama tim Gugus Tugas, tentang rapat teknis untuk menyambut kedatangan orang itu,” kata Sahtiar.

Sementara itu,  RDP yang berlangsung seru itu, selain membahas tentang pembukaan akses transportasi laut, pihaknya juga membahas tentang larangan sholat di Masjid, namun masjid tidak boleh di tutup, serta adzan di waktu sholat akan tetap dikumandangkan di Masjid dan surau.(Rama)

Komentar Anda

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN