Home Batam Pandemi Covid-19, Omset Para Pedangang Seken Aviari Batam Turun Lebih 50 Persen

Pandemi Covid-19, Omset Para Pedangang Seken Aviari Batam Turun Lebih 50 Persen

Pandemi Covid-19, Omsekt Para Pedangang Seken Aviari Batam Turun Lebih 50 Persen

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pedagang Pasar Aviari seken menjadi salah satu pekerjaan yang terdampak oleh wabah Covid 19. Rata-rata omzet harian para pedagang tersebut turun lebih dari 50 persen.

Armi Suhendra Pedagang mainan, di Pasar Aviari Batuaji Batam mengaku penjualannya menurun dalam satu bualan terakhir. Menurutnya, kedatangan pengunjung ke pasar juga semakin berkurang sejak diberlakukannya imbauan berdiam diri di rumah.

“Penjualan menurun. Pengunjung juga. Kurang lebih 80 persen dalam bulan terakhir, biasanya yang datang 70 orang per hari, sekarang kira-kira 22-an orang saja,” kata Armi saat dihubungi WartaKepri.co.id, Minggu (31/5/2020).

Tak hanya Armi, pedagang perabot di wilayah Pasar Seken Aviari yang sama yakni Irfan mengaku penjualannya juga terdampak oleh wabah covid-19. Namun menurut Irfan dampak terhadap omzetnya tidak menutupi biaya operasial tokoh.

Sama, Pemilik Toko Baju seken Netty mengaku juga penjualannya turun dratis. Terutama pada awal diberlakukannya imbauan menetap di rumah kepada masyarakat.

Netty menyebut penjualannya terutama barang kebersihan seperti sabun dan shampoo serta obat-obatan laku keras di minggu-minggu pertama.

Minggu awal itu ada laku beberapa pcs. Namun, ketika himbauan diam di rumah mulai berlaku, penjualannya mulai merosot. Ia khawatir, dirinya serta pedagang di pasar bisa terus merugi apabila imbauan tersebut terus berjalan.

“Ya agak khawatir sekarang, karena sudah kelihatan sekali mulai sepi yang datang ke pasar, takutnya rugi, apalagi virus ini juga kan gak tahu sampai kapan (berakhir),” ungkapnya.

Netty mengaku kini pengelola pasar telah bekerja sama dengan kepolisian dan aparat setempat untuk membuat langkah antisipasi di pasar. Ia mengaku, kini di sudut-sudut pasar telah disediakan hand-sanitizer yang dapat digunakan oleh pedagang atau pun pengunjung yang memasuki pasar.

“Alhamdulillah, sudah ada langkah juga diambil pengelola sama aparat setempat. Sudah diberi hand sanitizer di pasar, lalu kalau ada pengunjung yang gak pakai masker biasanya ditegur aparat, lalu diimbau jaga jarak, begitu” pungkasnya.

Namun sayangnya, Netty mengaku saat ini belum disediakan masker bagi para pengunjung pasar. Ia berharap pemerintah dapat membantu para pedagang dan masyarakat dengan menyediakan masker di pasar, sehingga dapat memberikan rasa aman kepada seluruh pengunjung pasar.

“Mudah-mudahan juga kalau ada masker, pengunjung juga nambah,” ujarnya.(*)

Tulisan : Zulfahmi

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL