New Normal, Kadin Kepri Pertanyakan Kemana Dana Bergulir untuk Sektor UMKM

101
Ahmad Maruf Maulana Kadin Kepri

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pandemi Covid 19 di Indonesia sudah mewabah tiga bulan terakhir. Angka pasien positif masih bertambah setiap hari. Sektor ekonomi baik skala besar maupun kecil paling berdampak, seperti mati perlahan lahan. Sektor Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) jadi pihak yang perlu perhatian dari pemerintah kalau akan diberlakukan New Normal.

Namun, sampai saat ini tidak ada kehadiran pemko atau pemkab untuk melakukan terobosan untuk bagaimana bangkitnya pelaku pelaku Mikro bisa bangkit dari keterpurukan.

Kadang miris melihatnya dana bergulir tidak ada, tapi dana untuk sosialisasi pencitraan ada. Harusnya New Normal ini pemerintah daerah punyak konsep pasca pandemi covid 19 bagaimana Recavery economi daerah ini. Harusnya ada kehadiran pemerintah daerah untuk penyelamatan ekonomi kerakyatan.

Hadapin New Normal nanti, Kadin Kepri dan Batam mengetahui kalau pelaku usaha sangat membutuhkan modal kerja bagi pelaku UKM. Seharusnya perbankan dan dinas UKM baik Pemko, Pemkab dan Pemprov membantu dana bergulir bagi pelaku mikro dan UKM .

Jangan para pelaku mikro dan UKM ini pemerintah daerah tutup mata. Malah New Normal dihadapkan biaya tinggi dan pajak pajak daerah yang mana daerah terkesan tutup mata.

” Saya heran kok pemerintah daerah kok Diam seribu bahasa ada apa ya. Padahal dari dana dana bergulir itu itupun dari pajak pajak kami yang selama ini kami setorkan baik dari PPJU, maupun pajak pajak restoran dan pajak pajak pariwisata kami. Kok herannya tidak ada kepekaan sama sekali ya,” kata Ma’ruf Maulana.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Kami berharap pemerintah daerah membikin dana bergulir untuk melakukan recavery supaya para pelaku usaha usaha mikro dan UKM bisa mendapatkan batuan dana bergulir dari Pemko, Pemkab dan Pemprov.

Kami menginkan di zaman seperti sekarang butuh kepala daerah yang kreatif dan inofatif untuk kehadiran sosok pembela ekonomi kerakyatan. Jangan hanya mengejar target untuk mengumpulkan PAD untuk mengejar sakses fee untuk menghasilkan untuk kepentingan pribadi.(*)

Sumber : Rilis Kadin Kepri

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI