BMKG Tarempa Meminta Warga Jangan Panik, Grafik Masih Menunjukkan Potensi Alam Anambas Masih Aman

236
WartaKepri - Hujan Deras di Anambas

Wartakepri.co.id, Anambas – Hujan deras yang melanda Kota Tarempa Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas masih bisa di bilang aman, hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa, Kamis, 13/8/2020.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa, Sirajul Munir jelaskan, bahwa Hujan yang hari ini melanda hampir seluruh Kabupaten Kepulauan Anambas masih relatif aman, mengingat hujan tersebut karena adanya teridentifikasi gangguan sirkulasi angin tertutup (eddy) yang terbentuk di wilayah utara Kalimantan, hal tersebut yang menyebabkan penumpukan massa udara secara signifikan.

Hujan Deras di Anambas

Secara umum kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Anambas pada hari ini, diprakirakan berawan dengan potensi hujan lokal intensitas ringan hingga sedang, pada siang dan malam harinya akan ada peningkatan dengan tinggi gelombang di wilayah perairan Kepulauan Anambas pada kategori rendah (0.5 – 1.25 meter), dengan angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan mencapai 30 km/jam.

Namun ia memberikan WARNING atau peringatan Waspada potensi terjadi hujan intensitas sendang disertai kilat atau petir dan angin kencang dalam waktu singkat.

“Walau di grafik kita masih menunjukkan potensi alam di wilayah Kepulauan Anambas masih dibilang aman, namun saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada pada saat beraktivitas di luar, mengingat kedepannya akan ada potensi terjadinya hujan intensitas sedang yang disertai Kilat atau Petir dan juga Angin kencang,” tutupnya.

Sementara itu Taufik warga Anambas yang menyaksikan derasnya hujan mengatakan bahwa dirinya sangat trauma dengan adanya hujan deras seperti yang hari ini terjadi, pasalnya Kota Tarempa dan daerah lainnya pernah dilanda Longsor dan Banjir bandang yang mengakibatkan korban jiwa.

” Saat ini kalau kami melihat hujan deras di sertai angin kencang itu mengingatkan kejadian di tahun 2018 silam, yang mana Kota Tarempa di landa Longsor dan Banjir bandang yang mengakibatkan kerugian materil dan korban jiwa, semoga kedepannya tidak ada lagi musibah Longsor dan Banjir bandang di Anambas,” bebernya.(Rama)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND