Kapal Ikal Vietnam Coba Kabur, KRI Tjiptadi-381 Lepas Tembakan Peringatan

WartaKepri - KRI Tjiptadi-381 Mengamankan Kapal Ikan Vietnam

WartaKepri.co id, Anambas – KRI Tjiptadi-381 berhasil mengamankan satu Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam dengan jumlah ABK 9 orang, di laut Natuna Utara, saat ini Kapal KIA tersebut sudah tiba dan sandar di Pelabuhan Lanal Tarempa dengan pengawalan ketat dari KRI Tjiptadi-381 dari lokasi penangkapan, Senin, 31/8/2020.

Kapal dengan nomor lambung BV 92398 TS diamankan karena di duga melaksanakan pelanggaran penangkapan ikan diposisi 8 NM didalam landas kontinen yang telah disepakati antara Indonesia dan Vietnam.

Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Erfan Indra Darmawan, S.E.M.Tr.Hanla., M.M dalam press rilis nya mengatakan, perlu menjadi perhatian dan menjadi pesan bahwa TNI Angkatan Laut (AL) tetap eksis meski dalam situasi Pademi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia.

KPU KEPRI

“Kita tidak mengabaikan pagar depan, dan selalu hadir untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi kita,”tegasnya.

Ia menambahkan, dugaan pelanggaran sementara di sangkakan telah melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) UU No. 45 th 2009 tentang Perikanan, dikarenakan telah diduga melakukan pelanggaran berupa pengoperasian kapal penangkap ikan berbendera asing di ZEE Indonesia dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp 20.000.000.000,- (dua puluh miliar rupiah).

Sementara itu Komandan KRI Tjiptadi-381 Letkol Laut (P) Ricky Intriadi,S.E.,M.Tr.Opsla mengatakan, saat melaksanakan patroli di daerah landasan kontinen pada tanggal 29 Agustus 2020, sekitar pukul 01 lewat dini hari, pihaknya mendeteksi ada dua kapal yang melakukan aktikvitas penangkapan ikan dengan dengan menggunakan alat tangkap pair trawl.

“Setelah didekati benar adanya terdapat dua kapal berbendera Vietnam melakukan penangkapan, namun hanya 1 yang berhasil diamankan,’ujar Ricky saat menggelar konferensi pers dipelabuhan Lanal Tarempa bersama Komandan Lanal Tarempa.

Satu kapal langsung berhenti saat kita melepaskan tembakan peringatan, namun satu kapal lagi bermanuver dan menambah kecepatan sehingga keluar dari landasan kontinen.

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan saat melaksanakan patroli atas perintah Guskamla Koarmada I, sedangkan untuk operasi kita di Laut Natuna di bawah kendali Kodalkis Guspurla Koarmada I.

“Untuk saat ini kapal sudah diantar ke Lanal Tarempa untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut”.tutupnya.(Rama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO