BC Musnahkan Barang Milik Negara Sebesar Rp 1,5 Miliar, Periode Februari 2019 Hingga Mei 2020

136

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B, Tanjungbalai Karimun, telah memusnahkan barang milik negara (BMN), hasil penegahan selama kurun waktu satu tahun, terhitung sejak bulan februari 2019 hinga bulan Mei 2020, di lapangan pemusnahan Kanwil DJBC Khusus Kepri, Rabu (2/12/2020).

Pada pemusnahan barang yang menjadi milik negara, berasal dari barang atau sarana pengangkut oleh pejabat Bea dan Cukai, merupakan barang ilegal atau dilarang atau dibatasi untuk di impor atau di ekspor yang tidak diselesaikan kewajiban Kepabeananya tersebut, turut serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten karimun.

Pemusnahan barang milik negara hasil penegahan Kepabeanan Bea Cukai dilakukan dengan cara dibakar, digilas dengan menggunakan alat berat, hingga hasil barang penegahan tidak mempunyai nilai ekonomis.

“Pelaksanaan pemusnahan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari fungsi DJBC, yaitu Comunity Protektor, guna melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berbahaya,” terang Kepala KPPBC TMP B, Tanjungbalai Karimun Agung Marhaendra Putra.

Selain itu, menurutnya untuk menghilangkan nilai guna sekaligus menghindari penyalahgunaan atas barang-barang ilegal.

“Diharapkan, mampu memberikan efek jera terhadap para pelaku pelanggaran Kepabeanan dan Cukai, sehingga sangat mengharapkan dukungan dan kerjasama dari masyarakat serta memperkuat sinergitas dengan instansi terkait, demi melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal,” paparnya.

Untuk pengawasan kedepannya, KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun, menurut Agung akan selalu mengedukasi kepada seluruh masyarakat sekaligus melakukan sosialisasi.

“Tetap akan selalu menggiatkan patroli, serta kegiatan-kegiatan untuk melakukan salah satu fungsinya, melakukan operasi pasar,” ungkapnya.

Agung menambahkan, untuk tahun 2020 ini diluar barang-barang yang sudah dimusnahkan, telah dilakukan enam kali penyidikan.

“Tiga sudah inkrah, dan tiga sedang dilakukan proses penyidikan,” sebut Agung.

Barang-barang Kepabeanan yang dimusnahkan berupa 152 package, 33 karung ballpres, 57 unit elektronik berbagai jenis, dan 846 package dari berbagai macam barang lainnya, 1. 500. 920 batang rokok, 105 pcs hasil cukai lainnya, ribuan botol minuman miras ilegal mengandung etil alkohol berbagai golongan dan merk. Dengan nilai total mencapai Rp. 1 miliar, 568 juta.

Reporter Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO Combo Sakti Telkomsel