Home Hukrim Edy Sudah 3 Kali Percobaan Bunuh Diri, Minum Bensin Hingga Menabrakkan Diri...

Edy Sudah 3 Kali Percobaan Bunuh Diri, Minum Bensin Hingga Menabrakkan Diri Ke Truk

Kasat Reskrim Polres Karimun
Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Satreskrim Polres Karimun, Polda Kepulauan Riau ungkap penemuan mayat, diduga kuat gantung diri, pada Senin (15/2/2021), pukul 11.30 WIB.

Mayat Edy Alkadius (55) ditemukan di belakang ruko penggilingan bakso, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

“Korban merupakan warga RT. 02, RW. 02, SungaI Lakam,” terang Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono saat menggelar konferensi pers di halaman Rupatama Mapolres Karimun, Rabu (18/2/2021).

Herie menyebut, kronologis kejadian berawal, pada Senin (15/2/2021), pukul 10.30 WIB, ketika saksi yang merupakan adik korban bernama Rey Iskandar, di telepon oleh keluarga untuk mencari korban, Edy Alkadius.

“Karena tidak berada dirumah, akhirnya Rey mencoba bertanya pada istri korban, apakah melihat Edy, lalu istri Rey mengatakan melihat diseputaran Sungai Lakam, dirumah kerabat korban, yang tidak berpenghuni (rumah kosong),” ujarnya.

Ujar Herie, setelah sampai dirumah kosong milik kerabat korban tersebut, Rey melihat pintu depan rumah dalam keadaan terbuka, sehingga nampak dari luar, Edy dalam keadaan tergantung dengan posisi leher terikat tali.

“Rey langsung masuk kedalam rumah dan melihat memang benar posisi korban dalam kondisi tidak sadar, selanjutnya memanggil sepupu Andika untuk membantu melepaskan jeratan tali,” kata Herie.

Setelah melepaskan tali, sambung Herie kedua orang saksi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, lalu membaringkan pada lantai, selanjutnya para saksi langsung menghubungi keluarga yang lain.

BACA JUGA Polres Karimun Amankan 3 Orang Pembakaran Lahan, Mestinya Buka Lahan dengan Memotong

BACA JUGA Kapolresta Barelang Perintahkan Anggota Cari Pelaku Pembunuh Kucing di Tj Sengkuang Batam

“Bermodal tali sepanjang 180 sentimeter, yang digunakan oleh korban untuk mengakhiri hidupnya,” ungkap Herie.

Dari TKP, Herie membeberkan telah di temukan sepasang sandal milik korban, kursi plastik berwarna biru, pada saat piket Reskrim dan Inafis Satreskrim Polres Karimun yang datang ke TKP, korban sudah diturunkan dan ditutup kain.

“Setelah dicek korban ternyata memang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” sebut Herie.

Hasil dari Visum Et Refertum yang dilakukan oleh Dr. Andini di RSUD HM. Sani, ungkap Herie tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hanya terdapat bekas jeratan pada leher korban, dengan lidah korban menjulur satu sentimeter, dan pada kemaluan korban mengeluarkan sperma,” pungkasnya.

Herie juga membenarkan, berdasarkan keterangan adik korban Rey, bahwa korban mengalami ganguan jiwa.

“Sebelumnya sudah pernah melakukan tiga kali percobaan bunuh diri dengan cara menabrakan diri ke truk, meminum bensin, dan gantung diri, namun diketahui oleh keluarga,” tandasnya.

Reporter Aziz Maulana

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL