Polres Karimun Amankan 3 Orang Pembakaran Lahan, Mestinya Buka Lahan dengan Memotong

Pembakaran Lahan
Polres Karimun Amankan 3 Orang Pembakaran Lahan

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Jajaran Satreskrim Polres Karimun kembali mengamankan 3 orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran hutan di wilayah hukum Polsek Tebing pada Jum’at (12/2/2020), pukul 17.00 WIB.

“Terjadi pada dua lokasi yang berbeda, pertama pembakaran lahan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Meral seluas 600 meter persegi, sedangkan di wilayah hukum Polsek Tebing seluas 150 meter persegi,” ungkap Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono, saat menggelar konferensi pers, Rabu (17/2/2021).

Tiga orang pelaku pembakaran lahan di wilayah hukumnya tersebut menurut Herie, merupakan lahan milik pelaku sendiri, dimana untuk membuka lahan baru yang digunakan untuk berkebun (berladang).

Kendati demikian, Kata Herie hal ini tentunya sangat membahayakan dan melanggar hukum.

“Dan yang pasti membawa kerugian kepada orang lain,” ujarnya.

Herie menambahkan, selain itu juga sebagaimana dimaksud dalam pasal 56 ayat (1), Jo pasal 108 Undang-undang nomor 39 tahun 2014, tentang perkebunan, dengan ancaman penjara pidana selama 10 tahun.

“Tiga orang pelaku, diantaranya AS dan FP, sedangkan diwilayah hukum Polsek Tebing satu orang pelaku berinisial S,” paparnya.

Terhadap tiga orang pelaku tersebut, terang Herie akan dilakukan proses hukum, dengan tetap mengedepankan upaya preventif, edukasi, humanis serta persuasif.

BACA JUGA Kerjasama TNI Dan Polri Tanjungpinang Padamkan Kebakaran Lahan Kosong Jalan Kuantan

Untuk itu, Herie menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, yang melakukan pembersihan atau pembukaan lahan, sekiranya untuk tidak melakukan pembakaran, akan tetapi melakukan upaya-upaya lainnya, salah satunya dengan cara memotong ataupun membabat, agar sekiranya dapat digunakan sebagai pupuk kompos (organik).

“Kita juga telah melakukan langkah-langkah dengan memanfaatkan media sosial untuk memberikan himbauan terkait dengan pembakaran hutan dan lahan, serta sanksi pidana yang dapat dijerat kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan tersebut,” tandasnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah korek api, merk cricket berwarna kuning, sehelai kaos berwarna hitam, sepasang sepatu bot warna kuning, sepasangan sepatu safety merk king, sebilah celurit (arit), serta sehelai baju wearpack dengan tulisan Saipem.

Reporter Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMKO BATAM FANINDO Combo Sakti Telkomsel