
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Jagat media sosial dihebohkan oleh unggahan video seorang pengemudi ojek online (ojol) perempuan sekaligus content creator asal Karimun bernama Riri.
Dalam video yang mendadak viral tersebut, Riri memperlihatkan kondisi wajahnya yang membengkak dan lebam parah akibat dugaan penganiayaan.
Unggahan emosional Riri langsung memetik gelombang empati sekaligus kemarahan warganet.
Namun yang mengejutkan, pelakunya ternyata adalah lRHF (24), yang tak lain merupakan adik kandung korban sendiri.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani mengungkapkan bahwa, penganiayaan ini bermula dari percekcokan keluarga yang berujung aksi kekerasan.
“Dipicu perselisihan keluarga, korban dicekik dan dipukuli,” ungkap AKBP Yunita Stevani, Senin (3/8/2026).
Insiden tersebut kata Kapolres, terjadi pada Jumat (24/7/2026), di Jalan Telaga Mas, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun.
“Berdasarkan hasil penyidikan, korban diduga didorong hingga terjatuh, mengalami benturan pada kepala, dicekik pada bagian leher, serta beberapa kali dipukul sebelum akhirnya melaporkan kejadian ini,” terang Kapolres.
Menindaklanjuti laporan korban, Satreskrim Polres Karimun bergerak cepat. Pelaku (RHF) resmi diamankan pada Rabu (29/7/2026) beserta sejumlah barang bukti.
“Polisi menetapkan RHF sebagai tersangka usai mengantongi bukti kuat, termasuk laporan resmi dari korban, hasil visum et repertum,” beber Kapolres.
Kapolres menegaskan, tidak ada toleransi untuk kekerasan, hukum akan tetap ditegakkan secara transparan tanpa memandang hubungan darah antara pelaku dan korban.
“Kami berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara profesional dan transparan. Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk tindak pidana kekerasan,” tegas Kapolres.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak pidana atau kondisi darurat melalui Layanan Kepolisian 110.
“Guna menjaga keamanan lingkungan, masyarakat tidak perlu takut atau ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan maupun situasi darurat melalui Call Center 110,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























