Polsek KKP Amankan 3 Pelaku Diduga Palsukan Surat Swab Hendak Menyeberang ke Singapura

467
Polsek KKP Anamkan Pelaku Pemalsu Surat
Polsek KKP Amankan 3 Pelaku Diduga Palsukan Surat Swab Hendak Menyeberang ke Singapura

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Anggota Kepolisian di Pelabuhan Bripka Ikhwan, mendapat informasi dari pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan, bahwa telah ditemukan diduga pemalsuan Surat hasil Swab / PCR milik Penumpang / PPI dengan hasil Negatif yang tertera dikeluarkan oleh RS. Awal Bross akan berangkat ke Negara Singapura dengan menggunakan Kapal Majestik Liberty pada saat berada di ruang tunggu keberangkatan pelabuhan internasional Batam Center, pada hari Minggu, tanggal 09 Mei 2020 sekira pukul 08.30 Wib,

Pihak Kepolisian berkoordinasi dengan Karantina. Pihak Karantina berkoordinasi dengan RS Awal Bross untuk konfirmasi Surat hasil Swab / PCR tersebut. Dari keterangan pihak RS Awal Bross bahwa penumpang tersebut melakukan pengambilan sample Swab / PCR di RS. Awal Bross dengan hasil Positif yakni 3 (tiga) orang, yaitu inisial (TW), (LR) dan (KS).

Selanjutnya anggota melakukan wawancara dengan penumpang tersebut untuk menanyakan yang memberikan Surat Hasil Swab / PCR tersebut didapat dari Saudari (D) dimana (D) ini adalah pelaku yang mengurus semua dokumen keberangkatan ke Negara Singapura untuk bekerja.

Honda Capella

BACA JUGA Polsek KKP Batam: 6 Mei 2021 Pelayaran Kapal Penumpang ke Luar Kepri Tidak Jalan

Kemudian penumpang tersebut menghubungi saudari (D) untuk datang ke Pelabuhan internasional Batam Center. Selanjutnya sekira pukul 10.25 Wib sdri. (D) tiba di Pelabuhan dan langsung diamankan oleh anggota Pos Polisi Pelabuhan. Setelah itu diserahkan kepada unit Reskrim Polsek KKP untuk dilakukan proses pendalaman penyelidikan lebih dalam lagi.

Terhadap 3 orang migran tersebut 3, yaitu an. (TW), (LR) dan (KS), saat ini di bawa ke RSKI Galang untuk ditangani sesuai SOP penanganan Covid19 karena arsip hasil dari pada Swab PCR yang aslinya di Awal Bros adalah Positif.

Sementara Bu Diah selaku pengurus mereka bertiga di Batam, saat ini akan kita cek antigen di RS Bhayangkara agar mengetahui Bu Diah terkonfirmasi juga atau tidak karena dia yg mengurusinya. Akan kita kembangkan lagi lebih dalam siapa-siapa oknum yg terlibat, sudah berapa lama, berapa dibayarnya 1 surat, siapa yang buat surat palsu tersebut dan lain sebagainya.

“Akan kita dalami karena khusus untuk 3 orang calon penumpang tadi kita karantina dulu 5 hari di RSKI Galang, diswab lagi. Kalau di nyatakqn negatif baru akan kami periksa utk diambil keterangannya dan rencananya akan kami pindahkan juga ke RS bhayangkara agar lebih ketat pengawasannya,” jelas Kapolsek KKP Budi Hartono. (*)

Pengirim: Taufik Chaniago

FANINDO