Ceko Tundukan Belanda 2-0, Ini Kekalahan Beruntun Belanda di Ajang EURO

379
Dibekuk 2-0 dari Ceko Merupakan Kekalahan Beruntun Belanda di Ajang EURO
Dibekuk 2-0 dari Ceko Merupakan Kekalahan Beruntun Belanda di Ajang EURO

WARTAKEPRI.co.id – Hasil laga babak 16 besar Euro 2020 kembali mengejutkan. Tim tim unggulan mulai berjatuhan. Pada laga Belanda vs Republik Ceko berakhir dengan skor 2-0 kemenangan dari Ceko.

Kekalahan Tim Belanda berawal Kartu merah Matthijs de Ligt pada babak kedua. Kemenangan Timnas Republik Cek lolos ke babak perempat final akan berjumpa Timnas Denmark.

Dari kekalahan ini, terdapat empat fakta pilu yang mewarnai tersingkirnya Belanda di tangan Ceko dalam laga babak 16 besar Euro 2021, Senin (28/6/2021) dinihari tadi. Setelah mampu meraih kemenangan sempurna dalam mengawali perjuangan di babak fase grup penyisihan Euro 2021.

Belanda harus mengubur impiannya untuk bisa melangkah lebih jauh dalam perhelatan turnamen Euro 2021. Bagaimana tidak, Belanda secara tak terduga harus tersingkir tragis di babak 16 besar.

Dilansir laman resmi Opta, terdapat empat fakta pilu yang mengiringi tersingkirnya Belandapada babak sistem gugur Euro 2020.

Pertama, Belanda tercatat telah gagal dalam tiga pertandingan terakhir mereka pada fase sistem gugur turnamen EURO secara beruntun.

Kedua, Kekalahan melawan Ceko juga diwarnai melempemnya lini depan Belanda dalam melancarkan serangan ke gawang lawan. Meskipun beberapa kali menciptakan peluang emas ternyata tidak ada satu pun tembakan yang berhasil mengarah ke gawang Ceko. Catatan tersebut membuat Belanda untuk pertama kalinya gagal mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dalam sebuah turnamen besar sejak tahun 1980.

Ketiga, catatan kelam yang menghiasi kekalahan Belanda adalah makna kartu merah yang diterima De Ligt. Kartu merah yang diterima De Ligt dalam laga kali ini menambah daftar panjang masalah yang diterima Belanda setiap berjumpa Ceko. Belanda tercatat telah mendapat empat kartu merah ketika berjumpa Ceko dalam sejarah penyelenggaraan Euro. Dua kartu merah yang didapatkan Belanda ketika melawan Cekoslowakia pada tahun 1976.Sementara, dua kartu merah lain yang didapatkan Belandasaat bertanding melawan Republik Ceko dalam edisi Euro tahun 2004 dan 2020.

Keempat, kartu merah yang didapatkan De Ligt juga mencoreng namanya sendiri sebagai pemain termuda yang telah mengemas 30 laga bersama Belanda. De Ligt yang saat ini berusia tepat 21 tahun 319 hari tercatat menjadi pemain termuda yang berhasil mengemas 30 caps pertandingan dalam balutan jersey Belanda tepat dalam laga melawan Ceko. Pemain asal Juventus itu mampu melewati catatan Ryan Babel (22 tahun 54 hari) dan Clarence Seedorf (22 tahun 61 hari) sebagai dua pemain muda Belanda yang pernah mengemas 30 caps di level senior.

Jalannya Pertandingan

Bermain di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, kedua tim bermain sama-sama tampil agresif pada babak pertama. Pada menit keenam Belanda nyaris saja unggul jika saja Matthijs de Ligt mampu mengarahkan sundulannya ke gawang yang kosong karena ditinggal Tomas Vaclik.

Enam menit berselang, bek Denzel Dumfries juga nyaris membuat gol. Sayangnya tendangan bek yang telah mengemas dua gol di Euro 2020 itu masih mampu diblok pemain belakang Timnas Republik Cek, Tomas Kalas.

Republik Cek baru mendapatkan kesempatan pada menit ke-22. Sayangnya sundulan Tomas Soucek memanfaatkan umpan silang Petr Sevcik masih menyamping di gawang Timnas Belanda.

Enam menit berselang tendangan keras Patrik Schick dari luar kotak penalti membuat suporter Belanda menahan nafas. Pasalnya, bola sempat membentur salah satu pemain Belanda dan membuat arah bola berubah. Beruntung penjaga gawang Maarten Stekelenburg masih mampu memperbaiki posisi sehingga menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Pada menit ke-37, Timnas Republik Cek kembali mendapatkan peluang. Kali ini gelandang Antonin Barak melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Akan tetapi bola sepakan Barak masih dapat diblok oleh De Ligt sehingga gagal menemui gawang.

Pada babak kedua, tepatnya menit ke-55, Matthijs de Ligt diusir wasit. Bek Juventus itu dianggap sengaja menghentikan bola dengan tangannya setelah kalah berebut dengan Schick.

Awalnya wasit memberikan De Ligt kartu kuning namun berubah menjadi merah setelah melihat tayangan ulang. Beruntung bagi Belanda, kejadian itu tak terjadi di kotak penalti.

BACA JUGA Prediksi EURO Belanda VS Ceko, Skor 2:1 Pada 27 Juni 2021

Frank De Boer merespon kartu merah De Ligt itu dengan menarik keluar penyerang Donyel Malen dan memasukkan Quincy Promes. Unggul jumlah pemain, Timnas Republik Cek mengurung pertahanan Timnas Belanda. Gol pun akhirnya tercipta pada menit ke-68.

Memanfaatkan tendangan bebas Barak, Kalas berhasil menyambut bola di tiang jauh dan melepaskan umpan sundulan kepada Tomas Holes yang berada di kotak penalti. Holes tak membuang kesempatan itu dan memaksa Marteen Stekelenburg memungut bola dari gawangnya.

Tertinggal 0-1, De Boer berupaya memperkuat lini serangnya dengan memasukkan penyerang Wout Weghorst dan menarik gelandang Marten de Roon. Akan tetapi justru Republik Cek yang semakin menggila.

Stekelenburg bahkan harus dua kali menyelamatkan gawangnya dalam rentang waktu dua menit saja. Apes bagi Stekelenburg, dia kembali kebobolan pada menit ke-80.

Holes melepaskan umpan silang cantik kepada Schick yang berada di tengah kotak penalti. Schick pun mencetak gol keempatnya di Euro 2020 dengan tembakan jarak dekat.

Gol kedua Republik Cek itu semakin membuat De Boer panik. Dia menarik bek Patrick van Aanholt dan Daley Blind untuk memasukkan penyerang Steven Berghuis dan gelandang Jurrien Timber.

Upaya Timnas Belanda untuk mencetak gol tak berbuah hasil hingga pertandingan usai. Laga Belanda vs Republik Cek itu pun berakhir dengan skor 0-2. Tomas Soucek cs melaju ke babak perempat final Euro 2020 untuk menantang Timnas Denmark yang telah lolos dengan menumpas Wales 4-0 pada laga Sabtu kemarin.(*)

Sumber : Tempo/Tribunnews
Editor : Dedy Suwadha

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel