Mohamad Mustofa: Performa Kerja Tidak dapat PHK Orang, Alasan PT Schneider Tidak Relevan

191
Komisi IV DPRD Batam laksanakan RDP terkait pemutusan sepihak oleh PT Schneider
Anggota Komisi IV DPRD Batam, Mohamad Mustofa

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Komisi IV DPRD Batam laksanakan RDP terkait pemutusan sepihak oleh PT Schneider Batam terhadap karyawannya Zulkarnaen. Anggota Komisi IV DPRD Batam, Mohamad Mustofa mengatakan, dari hasil pertemuan tadi yang dapat disimpulkannya Zulkarnaen tidak melakukan kesalahan kerja, tetapi lebih mengarah ke peforma kerja.

“Indikator-indikator pemutusan hubungan kerja untuk pemutusan hubungan kerja saja tidak kita temukan, yang dilihat hanya dari like dan dislike saja,” ujarnya, Rabu(7/7/2021).

Dipaparkannya, diketahui bersama bahwa Zulkarnaen ini salah satu anggota FSPMI Batam, ini sama saja memperangus serikat kerja yang ada di PT Schneider Batam.

“Apalagi kita ketahui PT Schneider merupakan PT Internasional, mereka mewajibkan Union Busting (pembinaan serikat pekerja),” paparnya.

BACA JUGA: DPC Rent Car Indonesia Sampaikan Keluhan Melalui RDP Komisi I DPRD Batam

Diungkapkannya, pihaknya sudah menanyakan ke Disnaker terkait pemutusan sepihak oleh PT Schneider dan indikator-indikator pemutusan kerja tersebut.

“Pihak Disnaker juga mengungkapkan pihak Zulkarnaen untuk di putuskan hubungan kerja tidak ada indikator-indikator ditemukan, hanya ke permasalahan peforma. Peforman kerja tidak dapat dalam pemutusan kerja, peforman kerja untuk dapat riward atau gread,” tuturnya.

Disebutkannya lagi, pihaknya berharap sebelum RDP kedua ini sudah kelar, pihaknya berharap karyawan tersebut dapat dpekerjakan kembali.

“Bila seseorang dengan gread 4 dikasih gread 5 tentu itu berat, apalagi karyawan tersebut sudah 16 tahun bekerja di PT tersebut,” ucapnya.

Diterangkannya lagi, Perusahaan jangan paranoid dengan serikat pekerja, ini sudah diatur Undang-Undang. (adit/taufik)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel