Gaji per Detik Messi di PSG dan Berikut Susunan Formasi Baru Paska Messi Bergabung

Posisi Messi di PSG

WARTAKEPRI.co.id, PARIS – Lionel Messi sudah resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG). Mantan pemain Barcelona itu menandatangani kontrak Selasa, 10 Agustus 2021.

Kehadiran Lionel Messi akan membuat pelatih Mauricio Pochettino memiliki daftar skuad super untuk mengarungi Liga Prancis dan Liga Champions. Komposisi timnya tak kalah dengan skuad Los Galactico Real Madrid di awal tahun 2000-an

Sebelumnya dalam timnya sudah ada dua nama besar: Neymar dan Kylian Mbappe. Selain Messi, di bursa transfer musim ini, PSG juga sudah mendapatkan Gianluigi Donnarumma, Sergio Ramos, Achraf Hakimi, dan Giorginio Wijnaldum.

KPU KEPRI

Kini, Mauricio Pochettino mungkin memiliki sedikit masalah seleksi di tangannya. Ia akan dihadapkan dengan kepusingan yang sangat menyenangkan.

Dengan kedatangan Donnarumma dan Messi, maka posisi kiper dan lini depan sudah sangat pasti pilihannya. Di bawah gawang ada Donnarumma, di depan ada Mbappe, Neymar, dan Messi.

Apakah formasi ideal buat Pochettino? Dengan kehadiran tiga penyerang hebat, sudah pasti formasi tiga penyerang jadi andalannya. Masalahnya 3-4-3 atau 4-3-3?

Sejak kedatangannya, Pochettino selalu memainkan empat bek. Tetapi dengan kehadiran Ramos, yang bisa dipadukan dengan Presnel Kimpembe dan Marquinhos mantan pelatih Tottenham Hotspur itu sangat bisa memainkan formasi tiga bek.

Dalam formasi ini, Hakimi dan Angel Di Maria bisa dimaksimalkan perannya sebagai bek sayap. Untuk dua dua posisi gelandang tengah diperebutkan antara Wijnaldum, Marco Verratti, Leandro Paredes, Danilo Pereira, dan Idrissa Gueye.

Formasi empat bek juga memiliki beberapa opsi. Pochettino bisa memainkan Abdou Diallo atau Juan Bernat di bek kiri dengan Hakimi di kanan. Posisi bek tengah bisa diisi oleh duet Ramos dan Marquinhos atau Ramos dan Kimpembe. Nama terakhir juga juga bisa bermain sebagai bek kiri.

Formasi PSG yang satu ini akan membutuhkan pemain di posisi lini tengah yang mampu naik turun lapangan. Ini akan lebih menguntungkan Verratti, Paredes, dan Wijnaldum daripada Di Maria.

Gaji per Detik Messi di PSG

Dikutip Yahoosports, Messi mendapat kontrak senilai 35 juta euro setelah dipotong pajak atau setara Rp 591 miliar per tahun. Jika melihat angka ini, maka Messi langsung jadi pemain PSG dengan gaji tertinggi, mengalahkan Neymar yang mendapat 31 juta euro saat teken kontrak baru tahun lalu.

Jika dibagi per bulannya, Messiakan mendapat sekitar 2,91 juta euro (Rp 49 miliar), lalu per pekannya sekitar 729 ribu euro (Rp 12,3 miliar). Sementara gaji harian Messi mencapai 104 ribu euro per hari (Rp 1,7 miliar), 4,167 euro per jam (Rp 70,4 juta), 72,31 euro per menit (Rp 1,17 juta), dan 1,15 euro per detik (Rp 19,5 ribu).

Itu artinya dalam sekejap mata saja, Messi bisa mendapat lebih dari Rp 20 ribu. Jumlah wah ini belum termasuk signing on fee senilai 25 juta euro atau sekitar Rp 422 miliar.

Jadi jangan kira Paris Saint-Germain mendapatkan Messi tanpa mengeluarkan uang sama sekali. Memang tidak ada biaya transfer karena kontrak Messi sudah habis di Barcelona, tapi PSG harus menggaji Messi sekitar 591 miliar per tahun dan belum ditambah bonus-bonus.

Menurut Anda, apakah Lionel Messi pantas mendapat gaji setinggi itu?

Per tahun: Rp 591 M
Per bulan: Rp 49 M
Per pekan: Rp 12,3 M
Per hari: Rp 1,7 M
Per jam: Rp 70,4 juta
Per menit: Rp 1,17 juta
Per detik: Rp 19,5 ribu

* Redaksi memohon maaf atas kesalahan penghitungan gaji per jam, per menit, dan per detik Messi.(tempo/detik)

Editor : Dedy Suwadha

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO