Kepsek SMAN 19 Batam: Kemampuan Digital Guru Dalam Masa Pandemi Covid-19 Sangat Penting

249
Nelly Chandrawati Kepsek SMA Negeri Batam
Nelly Chandrawati Kepala Sekolah SMA Negeri Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Masa pandemi saat ini menuntut banyak pihak untuk ikut serta dalam melawan perkembangan virus Covid – 19 yang sudah lebih dari 1 tahun menjadi musuh bersama baik di dunia internasional maupun di Negara Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah ( Kepsek ) SMA Negeri 19 Batam, Nelly Chandrawati beberapa waktu lalu. Menurutnya, perkembangan virus Covid -19 ini telah mempengaruhi banyak hal baik dari sektor perekonomian, sosial masyarakat serta dunia pendidikan.

“Pada masa pendemi saat ini dunia pendidikan membutuhkan beberapa kebijakan dalam penyesuaian kegiatan belajar dan mengajar dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid – 19 pada peserta didik. Dimana pemerintah pusat membuat kebijakan untuk pelaksanaan belajar dan mengajar dilakukan secara daring atau dari rumah,”ucapnya Kepada Wartakepri.co.id Jumat (13/8/2021)

Ditambahkannya, pembelajaran daring merupakan salah satu bentuk proses kegiatan belajar dan mengajar di era pandemi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Selama kegiatan belajar dilaksanakan secara daring, para peserta didik memiliki waktu belajar yang sangat fleksibel dan dapat dilakukan kapapun dan dimana pun peserta didik berada.

“Proses pembelajaran secara daring ini memanfaatkan aplikasi belajar seperti google classroom, google meet, zoom dan media – media pendukung lainnya,”ujarnya.

Namun kegiatan pembelajaran secara daring ini, memiliki banyak tantangan didalam penerapannya, seperti motivasi belajar siswa dalam mengikuti kegiatan belajar, suasana rumah yang nyaman, adanya fasilitas pendukung pembelajaran daring seperti jaringan internet yang lancar dan peralatan yang memadai.

“Tantangan penerapan belajar daring ini tidak hanya dirasakan oleh para peserta didik saja, tetapi juga menjadi tantangan tersendiri bagi guru di dalam sebagai peran penting didalam kesuksesan proses belajar secara daring,”ungkapnya.

Dikatakan Nelly, dalam pelaksanaan proses belajar secara daring ini masih menimbulkan beberapa permasalahan yang dapat menghambat suksesnya kegiatan belajar yang dilaksanakan secara daring ini, dimana salah satunya adalah kemampuan guru didalam memanfaatkan perkembangan dunia digital yang saat ini menjadi media pendukung didalam pelaksanaan proses belajar secara daring ini.

BACA JUGA OPINI Darah Anda Vaksi Untuk Membunuh Virus Corona, Bisakah ?

“Dalam proses belajar mengajar, biasanya guru secara langsung dapat menyampaikan setiap materi pembelajaran kepada para peserta didik didalam kelas. Berbeda disaat proses belajar yang dilakukan secara daring ini, dimana guru dituntut untuk memiliki kreativitas dalam mengembangkan model pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan proses belajar secara daring ini,”katanya.

Dijelaskannya, dengan pemilihan media pembelajaran yang tepat, secara otomatis akan membantu guru untuk menyampaikan materi pembelajaran dengan baik sehingga dapat diterima dan dipahami oleh siswa.

“Saat ini, kendala yang dihadapi adalah tidak semua guru mampu menggunakan aplikasi pembelajaran online dengan baik. Sehingga hal ini dapat menjadi suatu permasalahan yang akan berdampak terhadap kurang tercapai proses pembelajaran yang efektif selama kegiatan belajar dilaksanakan secara daring,”jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu adanya pelatihan bagi guru dalam memanfaatkan aplikasi belajar online sebagai media pendukung pelaksanaan proses belajar secara daring.

“Pemilihan aplikasi belajar online yang tepat diharapkan dapat membantu guru untuk menguasai aplikasi belajar tersebut dengan baik, sehingga hal ini diharapkan dapat membantu guru dalam menyampaikan materi belajar dengan sempurna dan dapat dipahami serta dimengerti oleh peserta didik,”tuturnya.

Maka dari itu, untuk meningkatkan kemampuan digital guru sebaiknya pihak pemerintah mengembangkan program aplikasi belajar yang secara khusus dapat digunakan oleh guru dengan mudah. Karena saat ini banyak tersedia model aplikasi belajar yang disediakan dalam mendukung proses pembelajaran yang dilakukan secara daring ini.

“Kedepannya, semua guru profesional harus memiliki kemampuan didalam melaksanakan setiap tugas nya baik secara tatap muka didalam kelas serta juga memiliki kemampuan didalam memanfaatkan perkembangan dunia digital didalam meningkatkan proses belajar,”tutupnya.

Opini : Dra Nelly Chandrawati, M.MPd
Kepala SMA Negeri 19 Batam

Pengirim :Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel