56 Pengunjung THM Negatif, Bupati : Terus Putus Mata Rantai COVID-19 Hingga Zona Hijau

153
Satu persatu para pengunjung Tempat Hiburan Malam dilakukan Rapid Test Antigen secara acak. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Meskipun guyuran hujan deras, tidak menyurutkan Bupati Karimun Aunur Rafiq beserta Forkopimda dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karimun melakukan rapid test antigen secara acak, Minggu (15/8/2021).

Rapid test antigen secara acak tersebut menyasar para pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) ini merupakan kegiatan Tracing, Testing sekaligus Treatmen (3 T).

Puluhan pekerja di karaoke Wiko Star Pub, dan Satria Executive Club, Angkringan Coastal Area, hotel Maximilian, Champions Aston beserta para pengunjung satu persatu menjalani test antigen.

“Hal tersebut tentunya dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” terang Bupati Karimun.

Kata Bupati selama penerapan tersebut, khususnya pelaku usaha diimbau untuk mengurangi kapasitas meja dan kursi sebesar 50 persen, serta jam operasional hingga pukul 21.00 WIB.

Bupati juga menindak tegas pemilik tempat hiburan malam yang tidak mengikuti aturan dari surat edaran yang terlah di terbitkan.

“kenyataannya dari operasi ini masih saja ada pelaku usaha yang buka di atas pukul 21.00 WIB. Sehingga dilakukan pendekatan secara persuasif dan mereka menyatakan bersedia untuk memahami aturan yang berlaku,” ujar Rafiq.

Bupati berharap melalui operasi yang bersifat pencegahan secara preventif ini mampu menekan angka kematian sekaligus penyebaran COVID-19 khususnya di wilayah Kabupaten Karimun.

“Marilah bersama-sama, kita menekan angka penyebaran COVID-19, tentunya dengan kesadaran masyarakat,” papar.

Oleh karena itu, menurut Bupati dengan bahu membahu dan menjalin sinergitas bersama masyarakat, Karimun akan kembali kepada zona hijau.

“Karena Kabupaten Karimun saat ini menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kepri yang masih berada di zona merah,” sebut Rafiq.

Dengan kondisi saat ini, Bupati mengambil keputusan untuk melakukan pemeriksaan rapid test antigen secara acak kepada warga yang kedapatan melakukan kerumunan dan tidak mematuhi aturan prokes.

“Kita sudah melakukan dalam seminggu ini kegiatan operasi antigen secara acak dan pengecekan kedisiplinan masyarakat mengikuti regulasi PPKM Level 3,” tandasnya.

Dimana kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah, agar masyarakat berkomitmen, bekerjasama dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Komitmen dari seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mengikuti protokol kesehatan dan aturan dari surat edaran tersebut. Dan mari kita bersama-sama dengan semangat hari kemerdekaan Republik Indonesia berjuang bersama menghadapi pandemi COVID-19,” tandasnya.

Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel