KPK OTT Bupati Probolinggo Puput Tantriana dan Suami Anggota DPR RI Fraksi Nasdem

694
KPK OTT Bupati Probolinggo Puput Tantriana
KPK OTT Bupati Probolinggo Puput Tantriana dan Suami Hasan Aminnudin

WARTAKEPRI.co.id, PROBOLINGGO – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Probolinggo menguak kalau Bupati Puput Tantriana dan suami telah berkuasa di Probolinggo hampir 18 tahun. Sebelumnya, Puput Tantriana menjabat pejabat bupati sebelumnya adalah sang suami Hasan Aminuddin yang kini menjadi anggota DPR RI Hasan Aminuddin dari Fraksi Nasdem.

Kabar operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya yang anggota DPR RI Hasan Aminuddin, disambut dengan potong gundul oleh aktivis antikorupsi. Sekretaris Daerah LSM LIRA DPD Kab. Probolinggo Deni Ilhami menjelaskan potong gundul tersebut merupakan bentuk nazar dari dirinya dan beberapa aktivis antikorupsi di Probolinggo.

“Ini sudah jadi nazar kami dari beberapa tahun lalu. Jika ada peristiwa yang menyangkut Hasan, Tantri, atau koleganya ditangkap dan kena proses hukum, maka kami nazar potong gundul. Ini bentuk rasa syukur kami dan teman-teman di Probolinggo,” ucapnya Deni dikutip dari JPNN.com, Senin (30/8/2021).

Sebelumnya, dikutip dari Sindonews.com Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Probolinggo, berinisial PTS, dan suaminya yang merupakan Anggota DPR, berinisial HA. Tak hanya itu, tim juga mengamankan sejumlah camat dan kepala desa dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Probolinggotersebut.

Sejumlah pihak yang diamankan tersebut, diduga terlibat dalam kasus suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab. KPK juga dikabarkan telah mengamankan sejumlah uang ratusan juta yang diduga berkaitan dengan dugaan jual-beli jabatan di Probolinggo.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya OTT terhadap sejumlah penyelenggara negara di Probolinggo. Kendati demikian, Ali masih enggan mengungkap siapa saja pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. Pun demikian terkait konstruksi perkaranya.

“Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” kata Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (30/8/2021).

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT diProbolinggo. KPK berjanji akan membeberkan secara detil kronologi serta pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut, nanti. Sebab, saat ini tim satgas masih melakukan giat penindakan tersebut.

“Mengenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan. Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti kami pastikan akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Sumber : JPNN/Sindonews/KompasTV

Honda Capella

FANINDO