Wamen Surya Tjandra Resmikan Kampung Reforma Agraria Bintan dan Serahkan Sertifikat Tanah

188
Wakil Menteri ATR/BPN RI Dr. Surya Tjandra, didampingi Gubernur Kepri menghadiri Peresmian kampung Reforma Agraria dan penyerahan sertifikat
Wakil Menteri ATR/BPN RI Dr. Surya Tjandra, didampingi Gubernur Kepri menghadiri Peresmian kampung Reforma Agraria dan penyerahan sertifikat

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Wakil Menteri ATR/BPN RI Dr. Surya Tjandra, didampingi Gubernur Kepri menghadiri Peresmian kampung Reforma Agraria dan penyerahan sertifikat Redistribusi Tanah dari pelepasan kawasan Hutan di Desa Lancang Kuning, Gang Kapas, Kecamatan Bintan Utara. Selasa, (31/8/2021).

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan terima kasih kepada tim pelaksana harian Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kepulauan Riau, dimana telah menetapkan Desa Lancang Kuning ini sebagai pilot project desa reforma agraria, mudah-mudahan satu demi satu dari desa sampai ke kota, penataan kawasan-kawasan, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Semoga Program Reforma ini dapat memberikan dampak yang positif, sehingga menjadi sesuatu yang terbaik bagi kita kedepannya. “harapnya.

Sebelum melakukan penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat, terlebih dahulu dilakukan penandatangan prasati peresmian kampung reforma agraria yang dilakukan Surya Tjandra dan Ansar Ahmad.

BACA JUGA Beginilah Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin-19

Selanjutnya Wakil Menteri, Gubernur, plt Bupati Kakanwil, pertanahan Provinsi Kepri dan Kepala BPN Bintan memberikan surat setifikat secara simbolis kepada 5 orang dari 25 penerima sertifikat secara langsung pada saat itu.

Pada sesi tanya jawab, Kepala Desa Lancang Kuning Cholili Bun Yani mengucapkan puji sukur, serta berharap agar program ini dapat terus berlanjut, dimana masih ada warganya yang belum mendapatkan (terdaftar) dalam progaram ini.

Begitu juga Cholili menjelaskan, surat Sertifikat tanah yang sudah jadi berjumlah 270, dan 245 surat sertifikat yang belum diberikan agar bersabar menunggu.

Pada saat sesi tanya jawab tersebut salah satu warga juga berharap kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar bersama-sama mendorong agar selain rumah yang disertifikatkan, mengharapkan lahan pekarangan juga agar dilepaskan dari kawasan hutan dan dilakukan sertifikasi.

Usai kegiatan tersebut, rombongan meninjau lokasi produk unggulan desa Lancang Kuning, dimana masyarakat sekitar mengolah hasil perkebunan salak mereka yang ditanami disekitar kawasan hutan sebagai pemanfaatan lahan.(*)

Pengirim: Agus Ginting.

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel