Bagan Apung Warga Jemaja Hancur Dihantam Gelombang, Nelayan Tunggu Bantuan Pemkab

231

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS– Bagan Apung milik Erpendi warga Kelurahan Letung RT Tanjung Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas hancur dihantam gelombang beberapa hari yang lalu di laut Desa Rewak tepatnya di pinggir pantai Batu Nisan.

Musibah yang tidak diharapkan oleh nelayan Bagan Apung ini terjadi akibat bencana alam Angin kencang disertai gelombang besar yang mengakibatkan bagian Bagan Apung miliknya porak poranda tanpa sisa, hanya tampak puing puing bekas bangunan Bagan Apung saja.

Erpendi saat di konfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah dan berharap agar adanya bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi ataupun pemerintah pusat.

“Sekitar Rp.130.000.000,- kalau ditaksir kerugian seluruhnya, yang bisa diselamatkan hanyalah mesin Bagan Apung saja, sisanya hancur dan tenggelam di hantam gelombang, saat ini saya beserta nelayan yang ikut bekerja menganggur untuk sementara waktu menjelang adanya bantuan dari pemerintah”. ucapnya.

PKP HIMALAYA

Dirinya menerangkan bahwa Kronologis kejadian terjadi sekitar pukul 05.00 wib dini hari pada tanggal 13 September 2021 di perairan Desa Rewak, awalnya usai beroperasi sejauh 2 NM di perairan Anambas ketika hendak pulang ke pangkalan Bagan Apung miliknya tiba tiba di hantam gelombang dan Angin kencang, hampir sampai tiba di bibir pantai tiba tiba gelombang besar dan angin kencang menghantam dinding bagian samping Bagan Apung yang mengakibatkan Bagan Apung milik saudara Erpendi hancur seketika.

“Awalnya belum ada kejadian, kira kira jarak 1 NM lagi tiba tiba cuaca kurang bersahabat yang di sertai angin dan gelombang yang sangat besar sehingga kami terombang ambing hingga mendekati pantai yang tidak jauh lagi dengan pangkalan dimana tempat biasa kami parkirkan Bagan Apung tepatnya di Desa Landak.”. urainya lagi.

Dengan kejadian ini pihaknya berharap agar ada perhatian khusus dari pemerintah untuk bisa membantu agar Bagan Apung miliknya bisa kembali beroperasi, dan para pekerja yang berjumlah 5 orang kembali memiliki mata pencarian untuk menghidupkan keluarganya di rumah.

“Saya sangat berharap agar bantuan dari pemerintah segera kami dapatkan, pasalnya saya berasal dari keluarga kurang mampu, begitu juga dengan para pekerja yang lainnya, saya juga sebagai Ketua Nelayan Harapan Jaya Kelurahan Letung, dan saya juga memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan, terdaftar sebagai anggota nelayan yang di buktikan dengan kartu Kusuka/kartu Nelayan, bantuan ini sangat kami harapkan untuk menghidupkan keluarga kami dirumah”. tutupnya.

Sementara itu Effi Sjuhairi Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan (DP3) Kabupaten Kepulauan Anambas saat di konfirmasi mengatakan bahwa kejadian ini baru saja terdengar oleh dirinya, pasalnya belum adanya laporan ke Dinas.

“Saya baru dengar bahwa telah terjadi musibah hancurnya satu buah bagan milik kelompok nelayan Harapan Jaya Kelurahan Letung akibat di hantam angin dan gelombang kencang, kita akan komunikasikan dengan pimpinan (Bupati) jika anggaran memungkinkan bisa diberikan bantuan kepada kelompok nelayan yang sedang mengalami musibah tersebut, mudah mudahan bisa terakomodir, silahkan kelompok ajukan proposal dan di tujukan kepada Bupati Kepulauan Anambas melalui Dinas DP3 Kepulauan Anambas, mudah mudahan bisa terealisasi”. ucapnya.

Selain itu saat ini cuaca di wilayah Kepulauan Anambas sedang kurang bersahabat, jadi saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Nelayan agar berhati hati saat melaut, jika ada kabar keadaan cuaca buruk sebaiknya keberangkatan ke laut ditunda sampai cuaca mereda.

“Saya berharap kepada masyarakat nelayan Anambas, agar berhati-hati dalam mencari rezeki di laut, karena kita ketahui bahwa telah beredar beberapa himbauan dari sejumlah instansi yang ada di Anambas bahwa cuaca di wilayah Kepulauan Anambas sedang tidak bersahabat, semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi para nelayan yang ada di Kepulauan Anambas,” tutupnya.(Rama).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel