Tim Reskrim Polsek Lubuk Baja Bekuk Pelaku Jambret Beraksi 16 TKP

114
Pelaku Jambret 16 TKP Ditangkap Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja
Pelaku Jambret 16 TKP Ditangkap Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Iptu Fajar Bittikaka, S.Tr.K selaku Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (jambret) sebanyak 16 TKP dengan inisial (TSS)

Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono mengatakan sebelum melakukan penangkapan tim melakukan profiling untuk mengetahui identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV di setiap masing-masing TKP yang menjadi target pelaku untuk lebih memudahkan penangkapan terhadap pelaku.

“Kita amankan pelaku sedang berada di sekitaran blok 4 lubuk baja. Pelaku diamankan dikarenakan ciri-ciri yang di gambarkan korban dan cctv yang kita kumpulkan sama dengan pelaku saat kita perhatikan, berhubung pelaku juga adalah residivis, sasarannya memang ibu-ibu yang memakai kalung dan menggunakan kendaraan bermotor roda dua,”kata Budi Hartono Kapolsek Lubuk Baja, Selasa (5/10/2021).

Diterangkannya, berdasarkan pengakuan tersangka, bahwa ia telah melakukan jambret kepada setiap para korban sebanyak 16 (Enam) TKP yang berada di Wilayah Lubuk Baja, Batu Ampar dan Batam Kota.

“Pelaku (TSS) melakukan pencurian dengan kekerasan (jambret) kepada setiap masing-masing korban bahwa yang menjadi target barang yang akan diambil adalah kalung emas yang terpasang di kalung korban,” terangnya.

BACA JUGA Tim F1QR Lanal Tarempa Bekuk Sindikat dan Kurir Narkoba Masuk Lewat Jalur Feri ke Anambas

Lanjut Kapolsek, adapun yang menjadi alasan bahwa kalung emas menjadi sasaran tersangka, dikarenakan terhadap kalung emas sangat mudah untuk didapatkan dengan cara menarik paksa yang membuat kalung emas yang terpasang tersebut mudah terlepas.

“Tersangka itu, melakukannya selain mudah didapatkan dengan cara menarik paksa emas dari korban. Makanya jadi sasarannya dari tersangka itu ibu-ibu yang sedang lewat dan menjadi intaian,”ucap Kapolsek.

Adapun kronologi penangkapan berawal pada hari Sabtu tanggal 12 Desember 2020 sekira pukul 07.15 Wib, saat itu korban (Sdr. BUK KIAN) pergi dari rumah dengan berjalan kaki menuju kedai kopi yang berada di sekitaran perumahan korban (Perumahan Permata Baloi).

“Selanjutnya sekitar pukul 08.00 Wib, korban pun selesai menongkrong di kedai kopi dan pergi ke warung yang berada di samping kedai kopi dengan tujuan untuk berbelanja sayur. Setelah selesai berbelanja sayur, korban pun memutuskan untuk pulang ke rumah.

Kapolsek mengungkapkan kejadiannya, pada saat berjalan kaki di pinggir jalan depan bundaran Perumahan Permata Baloi, tiba-tiba dari arah belakang sebelah kanan datang seorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor dan langsung memepet korban yang saat itu berjalan dan langsung menarik kalung emas yang terpasang di leher korban.

“Setelah itu, korban pun langsung terkejut dan terhadap kalung emas tersebut dihentakkan oleh tersangka sehingga kalung emas tersebut terlepas sehingga berhasil mengambil kalung emas milik korban, tersangka yang saat itu mengendarai sepeda motor langsung menancap gas dan melarikan diri. Setelah kejadian tersebut, korban pun melaporkannya kepada Pihak Kepolisian Lubuk Baja,”ungkap Kapolsek.

Adapun barang bukti berupa 1 (Satu) Lembar Surat Emas “Rantai Tali Galok” tertanggal 26 Februari 2015 yang dikeluarkan oleh Toko Emas “Paris City, 1 (Satu) Lembar Surat Emas “Kalung Rantai” tertanggal 11 November 2016 yang dikeluarkan oleh Toko Emas “Paris City”, 1 (Satu) Buah Flashdisk Merk “Caviar/ 2Gb” berwarna Hijau Hitam; 1(Satu) Buah Flashdisk Merk “Phillips” berwarna Putih, 1 (Satu) Unit Sepeda Motor dengan Merk/ Type Yamaha Mio Soul GT warna Hitamdengan No Polisi BP 4811 JO, dengan no rangka MH31KP00CDJ408686 dan No Mesin 1KP409009, 1 (Satu) Buah Kunci Sepeda Motor, 1 (Satu) Buah Helm Merk “INK” berwarna Hitam, 1 (Satu) Helai Baju Kaos Berkerah dengan motif garis berwarna Oren dan Biru Dongker dengan Merk “BURBERRY LONDON, 1 (Satu) Helai Celana Jeans Panjang berwarna Biru Merk “EMBA, 1 (Satu) Helai Jaket Parasut berwarna Biru Tua Merk “AMZG, 1 (Satu) Pasang Sendal Merk “EIGER”.

Pasal yang disangkakan yakni pasal 365 Ayat (1) K.U.H.Pidana Jo Pasal 64 Ayat (1) K.U.H.Pidana. “Barang siapa mengambil sesuatu barang, yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu supaya ada kesempatan bagi dirinya sendiri akan melarikan diri atau supaya barang yang dicuri itu tetap, ada ditangannya diancam dengan hukuman penjara selama-lamanya 9 (Sembilan) Tahun. (*/r)

Kiriman :Taufik Chaniago

PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel