Lomba Mancing Piala Gubernur Kepri di Sekupang Batam Diminati Peserta Mancanegara

704
Ketua dan pengurus IPI Kepri bersama Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar di Mias Resto. (Foto: San)

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Turis asal Australia dan Singarupa ambil bagian dalam perlombaan mancing yang digelar Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Kepri di Agrowisata Tibelat Farm Marina, Sekupang, Kota Batam, pada 19 Desember 2021.

Mereka merupakan turis yang menetap cukup lama atau long stay di sebuah tempat penginapan di Kota Batam. Selain turis asing itu, lomba ini juga diikuti oleh pemancing dari Tanjung Pinang.

Ketua IPI Kepri, Tatik Manikowati mengatakan pendaftaran peserta lomba mancing ini sudah dibuka sejak beberapa waktu yang lalu. Hingga kini sudah ada 85 peserta yang mendaftar, termasuk turis mancanegara.

Honda Capella

“Kuotanya 100 peserta, sekarang baru 85 yang mendaftar,” kata Tatik didampingi Waka DPP IPI Marukimin kepada wartawan di Mias Resto komplek KBC, Batam Center, Kamis (16/12/2021).

Lomba mancing yang diagendakan selama satu hari ini rencananya akan dibuka secara langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada pukul 09.00 WIB. “Akan dibuka Pak Gubernur Kepri,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar mengapresiasi perlombaan memancing yang digelar oleh IPI Kepri ini.

“Iven ini sangat bagus, saya apresiasi IPI Kepri beserta pengurus yang telah menggelarnya,” kata Buralimar.

Menurut Buralimar, iven ini juga bisa membangkitkan perekonomian masyarakat karena di lokasi lomba nantinya akan ada stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Ini sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Batam, mudah-mudahan ini jadi iven mancing darat yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Amrulah mengatakan perlombaan ini nantinya akan dinilai oleh 12 orang juri. Penilaian untuk menentukan pemenang akan dilihat dari berat hasil tangkapan.

“Penilaiannya berdasarkan berat ikan yang didapat, atau hasil pancingan yang terberat,” kata Amrulah.

Lebih lanjut Amrulah menjelaskan, perlombaan memancing ini akan digelar 2 sesi. Masing-masing sesinya berlangsung selama 2 jam hingga lomba berakhir pada pukul 18.00 WIB.

Panitia kata dia juga menyediakan makananan dan minuman, hingga cemilan untuk para peserta. “Ada makanan dan minuman, juga snack,” tambahnya.

Panitia menyiapkan hadiah total senilai Rp8 juta. Hadiah ini nantinya akan diberikan kepada juara 1 sebesar Rp2,5 juta, juara 2 Rp2 juta, dan juara 3 Rp1,5 juta.

“Juara pertama sekaligus mendapat piala bergilir gubernur,” katanya.

Sedangkan untuk hadiah peserta juara harapan mulai dari 1, 2 dan 3, akan diberikan piala. “Untuk hadiah hiburannya ada maskot Rp1 juta,” imbuhnya.

Amrulah menuturkan biaya pendaftaran lomba ini dipatok Rp200 ribu per peserta. Biaya ini sudah termasuk makan, minum dan cemilan para peserta.

Para peserta dikatakan dia juga dibolehkan membawa pulang hasil pancingan mereka. “Hasil pancing boleh dibawa pulang,” tambah dia lagi.

Selain untuk lomba, lokasi tersebut juga dibuka untuk umum. Tiket masuk per kepala dijual Rp15 ribu. Warga yang ingin memancing disediakan tempat di kolam yang berbeda.

Panitia juga menyediakan makanan dan minuman, termasuk cemilan untuk para pengunjung. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti program undian atau lucky draw yang disiapkan di lokasi lomba, dan jika beruntung bakal dapat hadiah berupa voucher hotel. (san)

FANINDO